Aprozi Alam Minta BPJPH Fokus Halalkan Program MBG, Bukan Kejar Citra Global

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam, dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Kepala BPJPH, Senin (9/2/2026). Foto: Arief/Karisma

Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam, dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Kepala BPJPH, Senin (9/2/2026). Foto: Arief/Karisma

Jakarta — Anggota Komisi VIII DPR RI Aprozi Alam meminta Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) agar menghentikan fokus pada pencitraan global, seperti pengurusan sertifikasi halal produk KFC di Amerika Serikat, selama ekosistem halal di dalam negeri belum tertata dengan baik.

Permintaan tersebut disampaikan Aprozi dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI bersama Kepala BPJPH, Senin (9/2/2026). Ia menilai langkah BPJPH menjadi ironis apabila terlalu sibuk menunjukkan eksistensi di luar negeri, sementara pengawasan halal terhadap program strategis nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), belum optimal.

“Kita enggak perlu show tentang KFC kita harus halalkan, ditantang oleh Presiden Amerika. Tempat kita sendiri masih bermasalah. Unggulan Bapak Presiden tentang dapur MBG, saya masih meragukan kehalalannya,” tegas Aprozi dalam rapat tersebut.

Baca Juga :  Prabowo Instruksikan Bunga PNM Mekaar Turun di Bawah 9 Persen untuk Keluarga Prasejahtera

Keraguan tersebut, kata Aprozi, didasarkan pada temuan langsung di daerah pemilihannya, Lampung. Ia mengaku menemukan bahwa rantai pasok dapur umum MBG, mulai dari juru sembelih hingga dapur pengolahan, belum memiliki sertifikasi halal.

“Belum satu pun yang saya temukan di dapil saya tukang potongnya punya sertifikat halal. Apakah ayam itu betul-betul ayam mati sesuai syariat atau ayam mati kemarin? Ini menjadi pertanyaan,” ujarnya.

Baca Juga :  BGS 2024: Trans Studio Bandung Beri Diskon Hingga 80 Persen

Politisi Partai Golkar itu mengingatkan, ketiadaan sertifikasi halal di sektor hulu tidak hanya berpotensi melanggar ketentuan syariat, tetapi juga berdampak pada aspek keamanan pangan. Menurutnya, kondisi tersebut bisa memicu persoalan serius, termasuk risiko keracunan makanan.

Oleh karena itu, Aprozi mendesak BPJPH agar segera mewajibkan sertifikasi halal bagi seluruh pemasok dan rantai distribusi program MBG sebelum mengejar target sertifikasi halal internasional.

“Pastikan dulu dapur MBG milik program unggulan Presiden Prabowo ini benar-benar halal dan aman. Jangan sampai kita sibuk keluar negeri, tapi di dalam negeri justru abai,” pungkasnya.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan
Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI
Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu
Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun hingga April 2026, Tumbuh 87,2 Persen
Bio Farma Perkuat Diplomasi Kesehatan dan Peluang Kerja Sama dengan Amerika Latin dan Karibia
Kemendikdasmen dan Dekranas Luncurkan PKW 2026, Target Cetak 8.730 Wirausaha Muda
Kemendikdasmen Apresiasi Program Guruku, Buka Akses Beasiswa S2 untuk Tingkatkan Kompetensi Guru
Mentan Amran Bongkar 3 Dugaan Kasus Korupsi dan Mafia Pertanian, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:20 WIB

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:35 WIB

Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:46 WIB

Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:36 WIB

Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun hingga April 2026, Tumbuh 87,2 Persen

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:33 WIB

Bio Farma Perkuat Diplomasi Kesehatan dan Peluang Kerja Sama dengan Amerika Latin dan Karibia

Berita Terbaru