Prabowo Ungkap Dampak Besar Program MBG, Kesehatan Gratis, dan Pendidikan bagi Ekonomi Rakyat

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa berbagai program prioritas pemerintah, mulai dari makan bergizi gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan gratis (CKG), hingga pemerataan pendidikan, telah menunjukkan capaian nyata sekaligus memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Presiden menyampaikan bahwa seluruh kebijakan tersebut dijalankan secara terintegrasi sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional untuk memperkuat fondasi ekonomi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mewujudkan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Kepala Negara dalam taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa program makan bergizi gratis (MBG) mengalami perkembangan pesat dan kini telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak-anak, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi baru di daerah.

“Dan MBG kita ini sudah sampai 60 juta hari ini. Kita akan mencapai 82 juta paling lambat Desember 2026. Dengan kondisi sekarang saja, MBG telah ada dapur SPPG yang operasional 22.275 dapur. Dalam proses penilaian dan pengajuan ada 13.829 dapur,” ungkap Presiden Prabowo.

Menurut Presiden, keberadaan ribuan dapur MBG tersebut telah membuka lapangan kerja dalam jumlah besar.

“Dengan 22.000 dapur saja sekarang ini, kita menciptakan lapangan kerja sekitar 1 juta orang. Satu dapur rata-rata mempekerjakan 50 orang yang digaji setiap hari,” tambahnya.

Di sektor kesehatan, Presiden menegaskan bahwa pemerintah telah berhasil memperluas akses layanan kesehatan dasar bagi masyarakat melalui program pemeriksaan kesehatan gratis.

“Tujuh puluh juta rakyat kita sudah dicek kesehatan gratis. Ini pertama kali dalam sejarah,” ujar Presiden.

Sementara di bidang pendidikan, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkecil kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah. Pemerintah memastikan bantuan dan fasilitas pendidikan menjangkau seluruh sekolah, termasuk di daerah terluar, terpencil, dan tertinggal.

“Sebanyak 282.180 sekolah telah menerima interactive flat panel (IFP). Tahun ini sudah selesai. Hampir semua sekolah, termasuk yang terluar dan terpencil, di pulau-pulau dan gunung-gunung tertinggi, sudah memiliki panel interaktif,” jelasnya.

Selain sektor sosial, Presiden juga menyoroti langkah strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui konsolidasi aset negara. Pemerintah membentuk Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebagai sovereign wealth fund untuk memastikan pengelolaan aset negara secara profesional dan berorientasi jangka panjang.

“Kita telah membentuk dana Sovereign Wealth Fund. Saya telah menghimpun seluruh kekuatan milik negara dalam satu manajemen, satu pengelolaan, yang nilainya mencapai 1 triliun dolar AS. Lengkapnya, 1.040 miliar dolar asset under management,” kata Presiden Prabowo.

Menutup paparannya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus bekerja secara konsisten, disiplin, dan berorientasi pada hasil. Seluruh kebijakan dan capaian tersebut diarahkan untuk memperkuat kemandirian nasional serta meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga :  Walikota Cimahi Resmikan Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Air Minum tahun 2023

 

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Tegaskan Transformasi Bangsa, Swasembada Pangan dan Energi Jadi Kunci Indonesia Sejahtera
Cerdas Investasi Emas Digital, Ini 5 Hal Penting Sebelum Memilih Platform
Perkuat Manajemen Talenta Murid melalui Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025
Wamen Fajar: Kecerdasan Artifisial Bukan Ancaman, Guru Tetap Kunci Pendidikan Masa Depan
SMK Kesehatan Cianjur, Rusak Dihantam Gempa, Kini Bangkit dengan Ruang Praktik Standar Industri Hasil Revitalisasi
Menhan Sjafrie Tekankan Nasionalisme Wartawan saat Retret PWI di Bogor
Harga BBM Pertamax Cs Turun Mulai 1 Februari 2026, Ini Daftar Terbarunya
Kejagung Geledah Rumah Eks Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar Terkait Dugaan Korupsi Sawit

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:06 WIB

Prabowo Ungkap Dampak Besar Program MBG, Kesehatan Gratis, dan Pendidikan bagi Ekonomi Rakyat

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Prabowo Tegaskan Transformasi Bangsa, Swasembada Pangan dan Energi Jadi Kunci Indonesia Sejahtera

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:07 WIB

Cerdas Investasi Emas Digital, Ini 5 Hal Penting Sebelum Memilih Platform

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:14 WIB

Perkuat Manajemen Talenta Murid melalui Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025

Senin, 2 Februari 2026 - 06:52 WIB

Wamen Fajar: Kecerdasan Artifisial Bukan Ancaman, Guru Tetap Kunci Pendidikan Masa Depan

Berita Terbaru