Bio Farma Perkuat Peran BUMN untuk Jawa Barat, Salurkan Vaksinasi Tetanus dan Bantuan Logistik bagi Korban Longsor Bandung Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 05:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bandung Barat, 30 Januari 2026 – PT Bio Farma (Persero), BUMN farmasi yang berkedudukan di Jawa Barat, menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa vaksinasi tetanus dan bantuan logistik darurat bagi korban serta relawan bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang terjadi pada 24 Januari 2026.

 

Sebagai perusahaan milik negara yang tumbuh dan beroperasi di Jawa Barat, Bio Farma menegaskan komitmennya untuk hadir dan berkontribusi langsung dalam setiap upaya penanganan kondisi darurat di wilayah ini. Respons cepat tersebut diwujudkan melalui pemberian 1.000 dosis vaksin tetanus bagi relawan dan warga terdampak yang berisiko mengalami luka terbuka, serta penyaluran bantuan logistik berupa paket sembako, hygiene kit, medicine kit, dan family kit untuk mendukung kebutuhan dasar para penyintas.

 

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tanggung jawab BUMN dalam mendukung ketahanan kesehatan daerah dan nasional.

 

“Sebagai BUMN farmasi yang berkedudukan di Jawa Barat, Bio Farma memiliki tanggung jawab moral untuk hadir membantu masyarakat sekitar, khususnya dalam situasi darurat. Vaksinasi tetanus ini merupakan langkah preventif untuk melindungi relawan dan korban dari risiko infeksi, sementara bantuan logistik diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan mempercepat proses pemulihan,” ujar Shadiq.

Baca Juga :  Kacang Hijau: Suber Gizi dan Manfaatnya Untuk Kesehatan

 

Ia menambahkan bahwa kontribusi tersebut merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang selaras dengan agenda pembangunan daerah serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam aspek kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

 

Selain bantuan perusahaan, kepedulian juga datang dari insan Bio Farma. Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bio Farma, karyawan secara sukarela menghimpun dan menyalurkan donasi sebesar Rp50 juta untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak. Partisipasi tersebut mencerminkan solidaritas dan empati karyawan terhadap masyarakat Jawa Barat yang tengah menghadapi musibah.

 

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bio Farma dalam mendukung upaya tanggap darurat di wilayahnya.

 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan masyarakat Desa Pasirlangu, kami menyampaikan terima kasih kepada Bio Farma atas bantuan yang diberikan. Dukungan vaksinasi bagi relawan sangat penting untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan korban dapat berjalan dengan aman,” ujarnya.

Baca Juga :  Jurnalis Jabar Deklarasi Forum Peduli Keluarga dan Stunting

 

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara terkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, dengan penyesuaian teknis sesuai kondisi di lapangan. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di lokasi terdampak dan titik pengungsian terpadu di Desa Pasirlangu.

 

Bencana tanah longsor tersebut menimbulkan risiko kesehatan, terutama infeksi akibat luka terbuka di lingkungan yang belum sepenuhnya pulih. Dalam konteks tersebut, vaksinasi tetanus menjadi intervensi preventif yang krusial, sementara dukungan logistik memastikan kebutuhan dasar penyintas tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

 

Sebagai BUMN yang berakar dan berkembang di Jawa Barat, Bio Farma berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat serta memastikan kehadiran negara dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan
Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan
Anggota DPR Desak Kajari Karo Disanksi Tegas atas Kasus Amsal Sitepu
Dinkes Jabar Dorong ORI di Tasikmalaya dan Garut untuk Tekan Kasus Campak
Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal
Wajib Halal UMK Batas 18 Oktober 2026: Terlambat Bisa Kena Sanksi dan Produk Ditarik
Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP ke Daerah 3T, Tekankan Beasiswa Harus Berdampak ke Rakyat
Sinergi Lintas Kementerian Diperkuat untuk Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:23 WIB

BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan

Jumat, 3 April 2026 - 19:09 WIB

Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan

Jumat, 3 April 2026 - 19:02 WIB

Anggota DPR Desak Kajari Karo Disanksi Tegas atas Kasus Amsal Sitepu

Jumat, 3 April 2026 - 18:41 WIB

Dinkes Jabar Dorong ORI di Tasikmalaya dan Garut untuk Tekan Kasus Campak

Jumat, 3 April 2026 - 18:17 WIB

Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal

Berita Terbaru