Jenazah Diduga Pelatih Valencia Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Rinca, Labuan Bajo

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLOPAKINDONESIA.COM – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan satu jenazah laki-laki yang diduga merupakan pelatih klub sepak bola Valencia, Spanyol, yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jenazah tersebut ditemukan mengambang di perairan sekitar Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, pada Minggu (4/1/2026) pagi sekitar pukul 08.45 WITA. Lokasi penemuan berada di antara Pulau Rinca dan Pulau Seraya, tidak jauh dari jalur pelayaran wisata Labuan Bajo.

Ditemukan Setelah 10 Hari Pencarian

Kepala Kantor Basarnas Maumere menyampaikan bahwa penemuan jenazah ini merupakan hasil operasi pencarian intensif yang telah berlangsung selama hampir 10 hari sejak kapal wisata KM Putri Sakinah tenggelam pada 26 Desember 2025 lalu.

“Tim SAR menemukan satu jenazah berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi mengapung. Berdasarkan ciri-ciri awal dan data penumpang yang hilang, jenazah tersebut diduga kuat merupakan korban warga negara asing yang berprofesi sebagai pelatih sepak bola klub Valencia,” ujar petugas SAR di lokasi.

Baca Juga :  Longsor Pasir Langu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, 30 Rumah Tertimbun

Usai ditemukan, jenazah segera dievakuasi menggunakan kapal SAR menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo, sebelum kemudian dibawa ke RSUD Komodo untuk menjalani proses identifikasi oleh tim DVI Polri.

Masih Menunggu Identifikasi Resmi

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum mengumumkan identitas jenazah secara resmi. Proses identifikasi masih dilakukan melalui pemeriksaan medis, pencocokan data, serta koordinasi dengan pihak keluarga dan perwakilan kedutaan besar.

“Kami masih menunggu hasil identifikasi resmi. Untuk sementara statusnya masih diduga, belum bisa dipastikan 100 persen,” kata pihak kepolisian.

Korban diketahui merupakan salah satu penumpang kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam saat berlayar di kawasan Selat Padar, wilayah perairan yang dikenal memiliki arus laut cukup kuat.

Baca Juga :  Presiden dan Mentan Amran di Lampung Barat, Pacu Produksi Kopi dan Peningkatan Kesejahteraan Petani

Kronologi Singkat Tenggelamnya KM Putri Sakinah

KM Putri Sakinah tenggelam pada 26 Desember 2025 saat membawa wisatawan domestik dan mancanegara berwisata di kawasan Taman Nasional Komodo. Insiden tersebut diduga dipicu oleh cuaca buruk dan gelombang tinggi, meski penyebab pasti masih dalam penyelidikan aparat berwenang.

Akibat kecelakaan itu, sejumlah penumpang berhasil diselamatkan, sementara beberapa lainnya dilaporkan hilang dan menjadi target operasi pencarian SAR gabungan.

Pencarian Korban Lain Masih Dilanjutkan

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Polairud, BPBD, serta relawan lokal menegaskan bahwa operasi pencarian korban lainnya masih akan terus dilanjutkan, menyesuaikan kondisi cuaca dan keselamatan personel.

Peristiwa ini kembali menyoroti aspek keselamatan transportasi wisata laut di Labuan Bajo, salah satu destinasi super prioritas nasional, yang kerap ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru