PHI ke-97 Jawa Barat Digelar di SOR Arcamanik, Perkuat Peran Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung — Puncak Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tingkat Provinsi Jawa Barat berlangsung di SOR Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah dan nasional.

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si, unsur Muspida Provinsi Jawa Barat, Ketua DPRD Jawa Barat Dr. Buky Wibawa Karya Guna, M.Si, para bupati dan wali kota se-Jawa Barat, serta unsur pemangku kepentingan pentaheliks yang meliputi kalangan pengusaha, birokrat, dan dunia pendidikan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti, yang juga Ketua Pelaksana PHI ke-97, menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu tahun ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat peran perempuan sebagai penggerak pembangunan.

Baca Juga :  Wakil Ketua MPR M. Eddy Dwiyanto Soeparno Minta Pemerintah Pro Aktif Meningkatkan Diplomasi Menuntut Palestina Merdeka

“Peringatan Hari Ibu ke-97 menjadi momentum penting untuk meneguhkan peran strategis Perempuan Jawa Barat sebagai penggerak pembangunan. Perempuan yang berdaya, terlindungi, dan berkualitas adalah kunci terwujudnya keluarga berkualitas serta fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Siska Gerfianti yang akrab disapa Doksis.

Ia menambahkan, peringatan ini juga menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan panjang perempuan Indonesia sejak Kongres Perempuan Pertama pada tahun 1928 hingga saat ini dalam memperjuangkan hak, kesetaraan, dan peran aktif di berbagai sektor kehidupan.

Baca Juga :  Perkuat Peran Bidan dalam Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Mental Remaja

Mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”, PHI ke-97 menegaskan bahwa pencapaian visi Indonesia Emas hanya dapat terwujud dengan memastikan perempuan memperoleh kesempatan, akses, partisipasi, serta perlindungan yang setara di seluruh bidang pembangunan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui DP3AKB terus memperkuat komitmen terhadap kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan melalui berbagai program strategis. Upaya tersebut antara lain diwujudkan melalui Sekolah Perempuan Jawa Barat serta Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS).

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Perkuat Dukungan Ekspansi Internasional
BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan
Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas
IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat
Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional
SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026
Kemendikdasmen dan MD Entertainment Salurkan 2.500 Pasang Sepatu untuk Murid Terdampak Banjir di Aceh
Kemendikdasmen Perkuat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Melalui Pembentukan Pokja BSAN di Daerah

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:37 WIB

Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Perkuat Dukungan Ekspansi Internasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:33 WIB

BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:12 WIB

IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:54 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Berita Terbaru

NEWS

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:54 WIB