Anak Dewan Pakar PKS Tewas Mengenaskan, Tubuh Kecil Dipenuhi Luka Tusuk Sempat Telepon Ayah Minta Tolong

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PERAMPOKAN RUMAH MEWAH - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara penemuan bocah dengan luka tusuk di sebuah rumah mewah di Permukaan BBS 3, Kota Cilegon, Banten, Selasa (16/12/2025). (Dokumentasi Polisi)

PERAMPOKAN RUMAH MEWAH - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara penemuan bocah dengan luka tusuk di sebuah rumah mewah di Permukaan BBS 3, Kota Cilegon, Banten, Selasa (16/12/2025). (Dokumentasi Polisi)

KLOPAKINDONESIA.COM – Peristiwa tragis mengguncang Kota Cilegon, Banten. Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun, yang merupakan putra Dewan Pakar Partai Keadilan Sejahtera (PKS), ditemukan tewas mengenaskan di rumah keluarganya. Tubuh korban dipenuhi luka tusuk, dan sebelum meregang nyawa, korban sempat menelepon sang ayah sambil meminta tolong.

Korban ditemukan dalam kondisi kritis di rumahnya di kawasan Perumahan BBS 3, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Selasa (16/12/2025). Ayah korban yang menerima telepon panik dari anaknya segera pulang ke rumah. Namun sesampainya di lokasi, korban sudah tergeletak bersimbah darah.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya, nyawa bocah tersebut tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter.

Baca Juga :  Deklarasi Anti Korupsi, PT Indofarma Tbk Tegaskan Komitmen untuk Tata Kelola yang Bersih dan Berintegritas

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan visum, polisi menemukan puluhan luka di tubuh korban. Tercatat terdapat luka tusukan akibat senjata tajam serta beberapa luka akibat benturan benda tumpul. Luka-luka tersebut tersebar di sejumlah bagian tubuh korban, menandakan adanya kekerasan hebat sebelum korban meninggal dunia.

Pihak kepolisian dari Polres Cilegon langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di sekitar rumah korban. Sejumlah saksi, termasuk keluarga dan warga sekitar, telah dimintai keterangan untuk mengungkap pelaku dan motif kejahatan tersebut.

Baca Juga :  Peringatan Hari Tani Nasional 2025, Aktivis Pertanian Desak Reforma Agraria Nyata

Hingga kini, polisi masih mendalami apakah peristiwa ini berkaitan dengan perampokan atau memiliki motif lain. Namun, dari hasil penyelidikan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda barang berharga yang hilang dari dalam rumah korban.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena korban merupakan anak dari tokoh politik lokal. Pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum dan berharap pelaku segera ditangkap serta dihukum seberat-beratnya.

Penyidik memastikan akan mengusut kasus ini secara tuntas. Sementara itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak berspekulasi hingga hasil penyelidikan resmi diumumkan oleh kepolisian.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru