Waspada Cuaca Ekstrem, Siklon Bakung dan Bibit 93S Picu Hujan dan Gelombang Tinggi

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan cuaca terkait Siklon Tropis Bakung dan bibit siklon tropis 93S yang terpantau di wilayah selatan Indonesia. Kedua sistem cuaca tersebut berpotensi menimbulkan hujan lebat, angin kencang, serta gelombang tinggi di sejumlah wilayah, meski pusat siklon berada di luar wilayah daratan Indonesia.

BMKG menyatakan bahwa Siklon Tropis Bakung, yang berada di Samudra Hindia, memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia bagian barat dan selatan. Sementara itu, bibit siklon tropis 93S masih terus dipantau karena berpotensi memengaruhi dinamika atmosfer di wilayah selatan Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara.

Wilayah Terdampak Siklon Tropis Bakung

Dampak utama yang ditimbulkan berupa hujan sedang hingga lebat, angin kencang, serta peningkatan tinggi gelombang laut. Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain:

  • Bengkulu
  • Lampung
  • Banten
Baca Juga :  Presiden Prabowo Subianto Gelar Rapat Terbatas Terkait Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki di Flores Timur

Selain itu, gelombang laut tinggi berpotensi terjadi di:

  • Samudra Hindia barat Bengkulu dan Lampung
  • Samudra Hindia barat Kepulauan Nias dan Mentawai
  • Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Barat
  • Selat Sunda bagian selatan

BMKG mengimbau nelayan dan operator pelayaran agar menunda aktivitas melaut apabila kondisi cuaca dinilai tidak aman.

Wilayah Terdampak Bibit Siklon Tropis 93S

Bibit siklon tropis 93S yang berada di Samudra Hindia selatan Indonesia juga berpotensi memicu cuaca ekstrem, terutama di wilayah selatan Indonesia. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi:

  • Banten
  • Jawa Barat
  • Jawa Timur
  • Bali
Baca Juga :  Waspada Bahaya MPASI Dini

Adapun perairan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi meliputi:

  • Perairan selatan Jawa Timur
  • Perairan selatan Bali
  • Perairan selatan Nusa Tenggara Barat (NTB)

BMKG menegaskan bahwa meskipun peluang bibit siklon 93S berkembang menjadi siklon tropis masih dipantau, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Imbauan BMKG

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk:

  • Mewaspadai potensi banjir, longsor, dan pohon tumbang
  • Menghindari aktivitas di wilayah pesisir saat gelombang tinggi
  • Selalu memperbarui informasi cuaca dari kanal resmi BMKG

BMKG akan terus memantau perkembangan Siklon Tropis Bakung dan bibit siklon tropis 93S serta menyampaikan pembaruan secara berkala kepada publik.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru