Gerakan #Rukun sama teman: Membangun Sekolah Aman dan Nyaman

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Memperingati Hari Anak Sedunia dan menjelang Hari Guru Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyelenggarakan kegiatan Jalan Sehat bertajuk #RukunSamaTeman pada Minggu (23/10). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengembangan peran murid sebagai teman sebaya yang saling mendukung, mendengarkan, dan membantu teman yang membutuhkan, terutama dalam mencegah perundungan dan berbagai bentuk kekerasan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan pentingnya gerakan ini sebagai bagian dari penguatan budaya antikekerasan di sekolah.Inisiatif nasional ini merupakan bagian dari upaya memperkuat nilai karakter peserta didik yang sejalan dengan pesan Presiden Prabowo untuk generasi muda yakni belajar yang baik, mencintai orang tua, menghormati guru, rukun bersama teman, serta mencintai tanah air.

“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk lebih memperkuat gerakan antikekerasan di sekolah dengan tema yang sesuai dengan arahan Bapak Presiden. Dengan tagline #RukunSamaTeman, ini adalah sebuah gerakan yang bersifat kultural dan tidak terlalu struktural untuk kita membangun budaya saling menghormati, saling menerima dan juga saling berbagi dan bersama-sama melaksanakan kegiatan-kegiatan yang positif untuk kita semua untuk dapat memiliki hubungan sosial yang baik, kehidupan, lingkungan sekolah dan budaya sekolah yang aman dan nyaman,” ujarnya Mendikdasmen, Minggu (23/11).

Pentingnya membangun karakter unggul bagi generasi penerus, menurut Menteri Mu’ti, harus ditekankan di manapun berada. Pendidikan di sekolah yang menjadi menunjang kapasitas akademik siswa juga harus menjadi ruang tumbuhnya hubungan sosial yang sehat. Oleh karena itu, ia mengingatkan bahwa sekolah adalah ruang tumbuh bersama karena sekolah merupakan rumah bagi seluruh warga belajar, di mana guru berperan sebagai orang tua dan teman-teman menjadi saudara yang saling mendukung.

Baca Juga :  Menkominfo Dorong APT Tingkatkan Transformasi Digital Inklusif

“Keberhasilan kita di dalam belajar ditentukan oleh bagaimana kita memiliki hubungan sosial yang baik. Semakin banyak kawan, kita akan semakin nyaman. Kalau sekolah kita aman dan nyaman, insya Allah kita semuanya akan dapat belajar dengan tenang, bisa belajar dengan baik, dan bisa berprestasi sesuai dengan bakat dan minat masing-masing,” jelas Menteri Mu`ti.

Sekolah harus dapat memberikan rasa aman dan kebersamaan harus menjadi fondasi utama dalam lingkungan pembelajaran. Iklim sekolah yang mempraktikkan nilai kepedulian dan saling menghargai akan menciptakan suasana belajar yang nyaman sehingga setiap anak dapat berkembang secara optimal. “Sekolah adalah rumah kita di mana semua yang ada di sekolah adalah bagian dari keluarga kita,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi menekankan bahwa upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman membutuhkan kolaborasi semua pihak yaitu keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah. Ia mengingatkan bahwa karakter anak dibentuk sejak dari rumah sehingga tidak bisa hanya dibebankan pada sekolah.

“Karakter yang paling inti itu ada di dalam keluarga, jadi ini harus kolaborasi bersama, penguatan bersama ini kita akan mulai dengan kerja sama dengan berbagai kementerian sesuai dengan tuisinya masing-masing bagaimana saling menguatkan untuk meminimalisir adanya perundungan atau kalau bisa tidak ada perundungan lagi,” jelas

Baca Juga :  Wamen Nezar Patria Ajak Tingkatkan Keamanan Siber Semua Sektor Digital

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa kerukunan penting untuk menciptakan sekolah yang nyaman dan penuh kebaikan. Ia menyampaikan bahwa perbedaan adalah hal yang tak terhindarkan, sehingga sikap saling menghormati perlu diutamakan, termasuk tidak menilai teman dari asal-usul, penampilan, atau latar belakangnya. Hetifah mendorong siswa untuk mengenali potensi diri dan potensi teman serta mencari persamaan di antara mereka, sehingga kerukunan dapat terjaga dan berbagai hal yang tidak diinginkan di sekolah maupun di rumah dapat dicegah.

“Rukun sama teman itu hal penting karena sekolah nyaman penuh kebaikan. Yang penting aman ataupun rukun itu bukan berarti kita tidak boleh berbeda, karena perbedaan itu tidak bisa terhindarkan. Jadi mudah-mudahan sikap saling menghormati dan menilai teman itu tidak dari asalnya, dari penampilannya, atau hal-hal yang terkait dengan latar belakangnya saja. Kenali potensi mereka, kenali potensi kita, dan cari persamaannya. Insya Allah kita akan rukun dan tercegah dari segala hal yang tidak kita inginkan di sekolah maupun di rumah,” ujar Hetifah.

Sebagai bentuk gerakan bersama, kegiatan Jalan Sehat #RukunSamaTeman juga dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen dan sekolah yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Pelaksanaan di daerah memungkinkan partisipasi lebih luas dari murid, guru, orang tua, dan masyarakat, sehingga pesan kampanye dapat mengakar hingga ke tingkat sekolah.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru