Kemendukbangga Jabar Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kampung Keluarga Berkualitas

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, 15 September 2025 – Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat bersama Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Jawa Barat dan DP3AKB Jabar mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB). Langkah ini dianggap kunci dalam membangun keluarga berketahanan dan masyarakat yang lebih sejahtera.

Dalam kegiatan Uji Publik Tim Koordinasi Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Provinsi Jawa Barat, dipaparkan empat sasaran utama pembangunan Kampung KB, yakni:

  1. Ketersediaan data dan dokumen kependudukan.
  2. Perubahan perilaku keluarga.
  3. Peningkatan rujukan dan layanan dasar bagi keluarga.
  4. Penataan lingkungan keluarga dengan prinsip sanitasi total berbasis masyarakat.
Baca Juga :  MSD dan Bio Farma Menandatangani Perjanjian Kerangka Kerja Terkait Kerjasama Transfer Teknologi untuk Memproduksi Vaksin Pneumokokal Konjugat 15-valent (PCV15) Secara Lokal di Indonesia

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, menekankan pentingnya langkah terpadu antar lembaga dan sektor.

“Kolaborasi yang menyatukan kekuatan ini akan melahirkan inovasi serta mempercepat keberhasilan menuju Gerbang Pancawaluya, yakni terwujudnya lima pilar masyarakat Jawa Barat yang cageur, bageur, bener, pinter, dan singer,” ujarnya dalam sambutan.

Baca Juga :  Optimalkan Kolaborasi, Angka Stunting Kota Bandung Semakin Turun

Dengan terbentuknya Tim Koordinasi Kampung Keluarga Berkualitas tingkat provinsi yang memiliki payung hukum jelas, diharapkan program ini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Pengambil kebijakan telah bekerja di levelnya, kini saatnya kita bersama-sama berkreasi dan mengoptimalkan penyelenggaraan di lapangan. Semua demi mewujudkan Jawa Barat yang lebih istimewa,” tambah Dadi.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendag Budi Santoso Serap Aspirasi Penjual dan Marketplace di Kemendag
Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Ada Titipan di Sekolah Maung Jabar 2026
Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026
Ribuan SPPG Dihentikan Sementara, BGN Perketat Standar Program Makan Bergizi Gratis
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan
Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI
Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu
Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun hingga April 2026, Tumbuh 87,2 Persen

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:09 WIB

Mendag Budi Santoso Serap Aspirasi Penjual dan Marketplace di Kemendag

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:44 WIB

Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Ada Titipan di Sekolah Maung Jabar 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:19 WIB

Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:01 WIB

Ribuan SPPG Dihentikan Sementara, BGN Perketat Standar Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:20 WIB

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan

Berita Terbaru