Kuningan Gelar Mini Lokakarya Percepatan Penurunan Stunting

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuningan – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kuningan terus diperkuat. Hal ini ditandai dengan digelarnya Mini Lokakarya Percepatan Penurunan Stunting yang diikuti perwakilan dari empat kecamatan, yakni Garawangi, Lebakwangi, Sindang Agung, dan Maleber, pada Kamis (25/9/2025).

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kuningan, Deniawan, dan dihadiri para camat, kepala puskesmas, penyuluh KB, serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) dari masing-masing wilayah.

Dalam lokakarya, setiap kecamatan memaparkan strategi, capaian, serta tantangan yang dihadapi dalam menekan angka stunting. Forum diskusi ini menjadi ruang evaluasi bersama untuk merumuskan langkah-langkah yang lebih efektif.

Baca Juga :  Gerak Cepat, Bupati Dadang Supriatna Turun Langsung Temui Korban Gempa Kertasari

Deniawan menegaskan bahwa mini lokakarya ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, menyampaikan laporan pendampingan keluarga berisiko stunting. Kedua, melakukan verifikasi dan validasi data kasus stunting dan keluarga berisiko stunting. Ketiga, menyusun daftar rencana kerja serta target pengawalan, evaluasi pendampingan keluarga, dan pembinaan TPK serta kader di lapangan.

Baca Juga :  Hadirkan Inovasi Digital, bank bjb Perkenalkan Pembaruan Aplikasi DIGI bank bjb

“Dengan kolaborasi lintas sektor dan evaluasi yang berkelanjutan, kita optimis percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kuningan dapat berjalan lebih efektif. Harapannya, generasi yang lahir ke depan lebih sehat, cerdas, dan berkualitas,” ungkapnya.

Mini lokakarya ini juga melibatkan perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, yang memberikan masukan dan arahan terkait strategi intervensi stunting di tingkat desa hingga kabupaten.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Senin, 20 April 2026 - 17:47 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Berita Terbaru