Eko Patrio Terpukul Usai Rumah Dijarah: Hasil Kerja Keras Puluhan Tahun Hilang Seketika

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Eko Patrio saat dijarah massa

Rumah Eko Patrio saat dijarah massa

Jakarta, KlopakIndonesia.com – Komedian sekaligus politisi PAN, Eko Hendro Purnomo atau yang lebih dikenal dengan nama Eko Patrio, tengah dirundung duka mendalam setelah rumahnya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dijarah massa. Kejadian memilukan itu terjadi pada Sabtu, 30 Agustus 2025, ketika kelompok orang datang secara bergelombang dan merangsek masuk ke dalam rumahnya. Barang-barang berharga mulai dari pakaian, perabot rumah tangga, barang elektronik, hingga perlengkapan pribadi ludes dibawa kabur.

Saat peristiwa terjadi, rumah tidak dihuni oleh Eko dan keluarganya. Hanya asisten rumah tangga dan penjaga yang berada di lokasi, namun tidak mampu menghadang gelombang massa yang masuk secara brutal. Rekaman CCTV menunjukkan bagaimana para pelaku bebas mengambil barang-barang yang ada di dalam rumah.

Baca Juga :  Kenapa Bandung? Cuaca Hingga Suasana yang Tak Tergantikan

Eko Patrio mengaku sangat terpukul karena seluruh isi rumah yang dijarah merupakan hasil kerja kerasnya selama puluhan tahun di dunia hiburan dan politik. “Jujur, ini memang hasil kerja keras saya dari puluhan tahun. Kepala jadi kaki, kaki jadi kepala, untuk memberikan yang terbaik buat keluarga saya. Semuanya habis, ludes, tidak tersisa,” ungkap Eko dengan nada sedih. Ia menyebut bahwa bukan hanya kerugian materiil yang ia rasakan, tetapi juga kehilangan rasa bangga dan identitas atas apa yang telah ia perjuangkan selama ini.

Baca Juga :  Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik

Kini Eko bersama keluarga terpaksa tinggal di rumah kontrakan di pinggiran Jakarta. Meski dihantam perasaan sedih, ia mencoba untuk tetap tabah dan lebih fokus pada kondisi mental keluarganya. Ia menegaskan bahwa dirinya memilih untuk memaafkan para pelaku penjarahan, namun tetap menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

Peristiwa yang dialami Eko Patrio menjadi cermin pahit bahwa jerih payah puluhan tahun bisa sirna dalam sekejap. Meski demikian, sikapnya yang tetap berusaha ikhlas dan mengutamakan pemulihan keluarga menunjukkan bahwa ada harapan untuk bangkit kembali di tengah duka mendalam yang menimpa.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru