Mentan Amran Salurkan 24 Truk Bantuan dan Siapkan Solusi Permanen Cegah Longsor di Cisarua

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat, KlopakIndonesia – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman turun langsung ke Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban longsor. Kehadiran Mentan bersama Wakil Menteri Pertanian, jajaran Eselon I Kementerian Pertanian, dan Komisi IV DPR RI menegaskan komitmen negara dalam merespons cepat bencana dan melindungi masyarakat terdampak.

“Kami turut berduka cita atas korban bencana di Cisarua. Kami hadir menyalurkan bantuan berupa 24 truk berisi pangan siap saji, beras, air mineral, mi instan, biskuit, susu UHT, serta kebutuhan pokok lainnya,” ujar Mentan Amran, Rabu (28/1/2026).

Berdasarkan data sementara, jumlah pengungsi mencapai 564 jiwa dari 186 kepala keluarga (KK), termasuk anak-anak, balita, dan ibu hamil. Bantuan yang disalurkan berasal dari Kementerian Pertanian, dukungan mitra swasta, dan unit pelaksana teknis (UPT) lingkup Kementan, dengan total nilai sekitar Rp 1,17 miliar.

Baca Juga :  Pemda Provinsi Jabar Komitmen Tingkatkan Produktivitas Pertanian Melalui Optimalisasi Lahan dan Pompanisasi

Selain tanggap darurat, Mentan Amran menegaskan perlunya solusi jangka panjang untuk mencegah bencana berulang. Ia mendorong perubahan pola tanam di wilayah rawan longsor, mengganti tanaman hortikultura dengan tanaman tahunan seperti kopi, kelapa, dan alpukat yang memiliki akar kuat untuk menahan erosi.

“Daerah landai tetap ditanami hortikultura, sedangkan kemiringan tajam fokus pada tanaman perkebunan. Untuk sementara bisa dilakukan tumpangsari agar pendapatan petani tetap berjalan,” jelasnya. Program ini didukung anggaran yang sejalan dengan arahan Presiden RI, menargetkan pengembangan tanaman perkebunan hingga 870 ribu hektare secara nasional, dengan prioritas pada daerah rawan bencana.

Baca Juga :  Venezuela Negara Kaya Minyak tapi Rakyat Miskin, Tekanan AS Memuncak hingga Klaim Penangkapan Maduro

Mentan Amran juga memastikan pemerintah pusat siap membantu pemulihan lahan dan sarana produksi pertanian, termasuk greenhouse yang terdampak. Dukungan ini diharapkan menjaga produktivitas petani sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pascabencana.

Dalam kesempatan sama, anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Kementan. Ia juga berterima kasih kepada TNI, Polri, BNPB, dan seluruh pihak yang terlibat dalam evakuasi dan penanganan korban.

Melalui langkah cepat, bantuan nyata, dan perencanaan jangka panjang, Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi juga membangun sistem pertanian yang lebih tangguh dan berkelanjutan untuk melindungi petani dan masyarakat.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru