Longsor Pasir Langu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, 30 Rumah Tertimbun

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLOPAKINDONESIA.COM – Bencana longsor menerjang Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Sabtu pagi, 24 Januari 2026. Longsor terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras disertai angin kencang selama dua hari berturut-turut.

Material longsor berupa tanah, batu, dan lumpur dari bukit di kaki Gunung Burangrang runtuh dan langsung menyapu permukiman warga. Akibatnya, 30 rumah warga tertimbun dan ratusan warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Berdasarkan data dari Kantor Desa Pasirlangu, longsor menerjang dua wilayah, yakni RW 11 dan RW 10. Dalam peristiwa tersebut, 114 jiwa dilaporkan terdampak, dengan rincian 21 orang ditemukan selamat, 4 orang meninggal dunia, dan 89 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Baca Juga :  Meneguhkan Komitmen Global untuk Ketahanan Kesehatan Dunia, Menjelang Penyelenggaraan 26th DCVMN Annual General Meeting (AGM) di Bali

Permukiman warga di kawasan terdampak dilaporkan rata disapu material longsor, menyulitkan proses evakuasi. Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Bandung Barat, Basarnas, TNI-Polri, relawan, serta warga setempat terus melakukan pencarian korban yang diduga masih tertimbun. Proses evakuasi dilakukan secara manual dan menggunakan alat berat, mengingat kondisi medan yang curam dan licin.

Baca Juga :  Komite III DPD RI Dukung Kebijakan SPMB*

Pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat bencana dan mengimbau warga yang tinggal di wilayah rawan longsor untuk segera mengungsi. Sejumlah posko pengungsian dan dapur umum telah didirikan guna memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban dan pendataan kerusakan masih terus berlangsung. Warga diminta tetap waspada karena potensi hujan susulan masih dapat memicu longsor lanjutan di wilayah tersebut.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru