Wuling Air EV Terbakar di Bandung, Asap Muncul dari Kap Depan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Sebuah unit mobil listrik Wuling Air EV dilaporkan terbakar di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, pada Sabtu malam (5/7/2025). Kebakaran tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar dan terekam dalam sejumlah video yang kemudian beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman video, tampak kepulan asap putih muncul dari bagian depan mobil sebelum api membesar dan menghanguskan sebagian besar bodi kendaraan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Menanggapi insiden tersebut, pihak Wuling Motors Indonesia langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap kendaraan yang terbakar. Dari hasil investigasi awal, pihak pabrikan menyatakan bahwa baterai tegangan tinggi yang terletak di bagian bawah kabin serta motor listrik yang berada di belakang kendaraan dalam kondisi utuh dan tidak terbakar. Dengan demikian, kedua komponen utama tersebut tidak diduga sebagai sumber awal munculnya api.

Baca Juga :  Kepala Perwakilan BKKBN Jabar Tinjau Pelayanan KB dan Perkuat Soliditas Penyuluh di Pangandaran

“Kami sedang melakukan investigasi lebih lanjut bersama pihak diler, pemilik kendaraan, dan tim teknis. Dari hasil awal, komponen utama seperti baterai dan motor listrik tidak menunjukkan kerusakan akibat api,” jelas juru bicara Wuling Motors dalam keterangan resminya, Minggu (6/7/2025).

Pernyataan ini sekaligus meredam kekhawatiran publik akan kemungkinan terjadinya malfungsi pada sistem baterai mobil listrik. Wuling menegaskan bahwa prioritas mereka adalah keselamatan pengguna dan menjamin proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan transparan.

Sejumlah pakar otomotif menilai, area depan mobil listrik seperti Wuling Air EV umumnya tidak menampung baterai utama, melainkan berisi sistem kelistrikan pendukung seperti unit pendingin udara (AC), kabel-kabel penghubung, serta modul kontrol elektronik. Kerusakan atau korsleting pada salah satu bagian tersebut berpotensi memicu kebakaran, apalagi jika terdapat modifikasi kelistrikan non-standar setelah pembelian kendaraan.

Baca Juga :  Dekranasda Kota Bandung Gelar Workshop Pembuatan Angklung di Braga City Walk

Walau belum dapat dipastikan secara teknis apa penyebab utama munculnya api dari kap depan, banyak pihak menduga adanya potensi korsleting pada sistem kelistrikan yang berada di area tersebut. Wuling Motors mengimbau kepada seluruh pemilik kendaraan listrik, khususnya Air EV, untuk tidak melakukan modifikasi kelistrikan di luar prosedur resmi yang dapat meningkatkan risiko gangguan sistem.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan dari pihak kepolisian terkait hasil penyelidikan lapangan. Wuling memastikan akan merilis hasil investigasi lengkap setelah proses pemeriksaan seluruh komponen kendaraan selesai dilakukan.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik di Indonesia. Selain pentingnya edukasi terkait penggunaan dan perawatan kendaraan listrik, pabrikan juga dituntut untuk terus meningkatkan standar keselamatan pada setiap unit yang dipasarkan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menteri Wihaji Pastikan Distribusi MBG 3B di Kabupaten Cianjur Berjalan Optimal, Stunting Turun ke 7,3 Persen
Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan 
Prabowo Undang SBY, Jokowi hingga Gibran ke Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis Nasional dan Global
Menaker Yassierli Terbitkan SE THR 2026, Wajib Dibayar Penuh H-7 dan Tidak Boleh Dicicil
Menaker Yassierli Terbitkan SE BHR 2026, Ojol dan Kurir Online Wajib Terima 25% dari Rata-rata Pendapatan
Prabowo Bahas Eskalasi Timur Tengah di Istana Merdeka, Indonesia Siap Evakuasi WNI dan Jadi Mediator
Pegadaian Kanwil X Jabar Serahkan Mobil Siaga dan Ratusan Paket Sembako di Batukaras Pangandaran
Jadwal Pembatasan Operasional Truk di Tol Saat Lebaran 2026, Berlaku 13–29 Maret

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:21 WIB

Menteri Wihaji Pastikan Distribusi MBG 3B di Kabupaten Cianjur Berjalan Optimal, Stunting Turun ke 7,3 Persen

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:26 WIB

Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan 

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:38 WIB

Prabowo Undang SBY, Jokowi hingga Gibran ke Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis Nasional dan Global

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:34 WIB

Menaker Yassierli Terbitkan SE THR 2026, Wajib Dibayar Penuh H-7 dan Tidak Boleh Dicicil

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:28 WIB

Menaker Yassierli Terbitkan SE BHR 2026, Ojol dan Kurir Online Wajib Terima 25% dari Rata-rata Pendapatan

Berita Terbaru