Usulan WFA Akhir Tahun dari Airlangga Disambut Apresiasi Presiden Prabowo

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

poster Ilustrasi Usulan WFA Akhir Tahun dari Airlangga Disambut Apresiasi Presiden Prabowo

poster Ilustrasi Usulan WFA Akhir Tahun dari Airlangga Disambut Apresiasi Presiden Prabowo

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengusulkan penerapan kebijakan work from anywhere (WFA) pada 29 hingga 31 Desember mendatang. Usulan tersebut disampaikan dalam rapat bersama Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kabinet sebagai bagian dari langkah antisipasi kepadatan aktivitas masyarakat pada akhir tahun.

Dalam rapat tersebut, Airlangga menjelaskan bahwa kebijakan WFA bertujuan mengurai potensi lonjakan mobilitas menjelang libur Natal dan Tahun Baru, sekaligus menjaga kelancaran layanan publik dan aktivitas ekonomi. Dengan fleksibilitas kerja, pemerintah berharap dapat menekan kepadatan lalu lintas, khususnya di pusat-pusat kota dan jalur mudik wisata.

Baca Juga :  Nadiem Makarim Angkat Bicara Soal Kasus Laptop Kemendikbud: “Saya Siap Diperiksa”

Presiden Prabowo Subianto merespons positif usulan tersebut. Dalam suasana rapat, Presiden bahkan memberikan apresiasi secara terbuka, yang ditandai dengan tepuk tangan, sebagai bentuk dukungan terhadap langkah-langkah inovatif dan adaptif dalam pengelolaan pemerintahan.

Menurut Presiden, kebijakan kerja fleksibel dapat menjadi salah satu solusi efektif selama tetap mengedepankan tanggung jawab kinerja aparatur negara dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut harus diatur secara jelas agar tidak mengganggu pelayanan publik yang bersifat esensial.

Airlangga menambahkan, penerapan WFA akan bersifat terbatas dan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing instansi. Sektor-sektor pelayanan vital seperti keamanan, kesehatan, dan layanan publik dasar tetap diminta berjalan normal dengan pengaturan khusus.

Baca Juga :  Muslim Ayub: Wacana Pemberian Amnesti kepada 44 Ribu Napi Harus Selektif dan Hati-Hati

Pemerintah selanjutnya akan membahas lebih lanjut aspek teknis penerapan WFA, termasuk koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta pedoman pelaksanaan bagi aparatur sipil negara. Keputusan final akan diumumkan setelah mempertimbangkan kesiapan seluruh instansi terkait.

Kebijakan WFA sebelumnya telah beberapa kali diterapkan pemerintah dalam situasi tertentu dan dinilai mampu menjaga produktivitas sekaligus memberikan fleksibilitas kerja. Usulan ini kembali mencerminkan upaya pemerintah menyesuaikan pola kerja dengan dinamika sosial dan kebutuhan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FWK Kritik KPK soal Nusron Wahid dan Minta Pemerintah Tidak Antikritik
Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun
Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:43 WIB

FWK Kritik KPK soal Nusron Wahid dan Minta Pemerintah Tidak Antikritik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Berita Terbaru