Tiga Daerah di Indonesia Diterjang Cuaca Ekstrem, BNPB Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah di Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Rabu (8/10) pukul 07.00 WIB, sedikitnya tiga peristiwa cuaca ekstrem tercatat berdampak signifikan.

Di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, hujan deras disertai angin kencang menerjang permukiman warga pada Senin (6/10) sore. Sebanyak 265 Kepala Keluarga (KK) terdampak, dengan kerusakan meliputi 265 unit rumah dan 2 fasilitas umum di tiga kecamatan, yaitu Bontomarannu, Bajeng, dan Pallangga. BPBD Kabupaten Gowa bersama tim gabungan langsung melakukan pembersihan material serta menyalurkan bantuan dasar kepada warga terdampak.

Baca Juga :  Mau Tambah Modal Usaha, Yuk Ajukan Kredit UMKM ke bank bjb. Ada Promo Diskon 63% dan Cashback

Cuaca ekstrem juga terjadi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (5/10). Angin kencang disertai hujan menimbulkan kerusakan 39 rumah di Desa Kalipenggung dan Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung. Dari jumlah tersebut, 37 rumah mengalami rusak ringan dan 2 rumah rusak sedang. Sebanyak 39 jiwa terdampak, namun aktivitas warga kini kembali normal setelah pembersihan dan perbaikan darurat dilakukan oleh BPBD bersama perangkat desa.

Sementara itu di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, hujan lebat dan angin kencang melanda Desa Maitan, Kecamatan Tambakromo, pada Senin (6/10) siang. Akibatnya, 55 rumah, 1 fasilitas pendidikan, dan 2 kandang ayam warga mengalami kerusakan. Sebanyak 55 KK terdampak, namun seluruh material kerusakan telah dibersihkan dengan gotong royong antara warga, BPBD, dan aparat desa.

Baca Juga :  Jordi Amat Akan Absen Lawan Tiongkok

BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, maupun pohon tumbang. Pemerintah daerah diminta memperkuat sistem peringatan dini serta menyiapkan sarana prasarana penanggulangan bencana. Warga juga diingatkan agar berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan ketika hujan lebat, menghindari area rawan bencana, serta selalu memantau informasi cuaca resmi dari pemerintah.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun
Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional
Pelindungan Ketenagakerjaan, Pekerja Dapat Perlindungan Lebih Komprehensif

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan

Berita Terbaru