Terong Ungu, Kandungan Gizi dan Manfaatnya Untuk Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Januari 2025 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terong ungu (Solanum melongena) adalah sayuran yang kaya akan nutrisi dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Berikut adalah penjelasan mengenai kandungan gizi dan manfaatnya untuk kesehatan tubuh:

Kandungan Gizi Terong Ungu (per 100 gram)

  1. Kalori: 25 kkal
  2. Karbohidrat: 5.9 g
  3. Serat: 3 g
  4. Protein: 1 g
  5. Lemak: 0.2 g
  6. Vitamin C: 2.2 mg (3% dari kebutuhan harian)
  7. Vitamin K: 3.5 mcg (4% dari kebutuhan harian)
  8. Vitamin B6: 0.1 mg (5% dari kebutuhan harian)
  9. Folat: 22 mcg (6% dari kebutuhan harian)
  10. Kalium: 230 mg (6% dari kebutuhan harian)
  11. Mangan: 0.2 mg (10% dari kebutuhan harian)
  12. Magnesium: 14 mg
  13. Fosfor: 24 mg
  14. Tembaga: 0.1 mg

Terong ungu juga mengandung antioksidan penting seperti nasunin, yang terkandung dalam kulitnya, serta flavonoid, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh.

Manfaat Terong Ungu untuk Kesehatan

  1. Meningkatkan Kesehatan Jantung
    • Terong ungu mengandung serat, kalium, vitamin C, dan antioksidan yang dapat mendukung kesehatan jantung. Serat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), sementara kalium membantu menyeimbangkan tekanan darah.
    • Nasunin, antioksidan yang ditemukan dalam kulit terong, membantu melindungi sel-sel jantung dari kerusakan akibat radikal bebas.
  2. Mengontrol Gula Darah
    • Kandungan serat yang tinggi dalam terong ungu membantu memperlambat penyerapan gula dalam aliran darah, sehingga dapat membantu mencegah lonjakan gula darah. Ini menjadikannya makanan yang baik untuk penderita diabetes tipe 2.
  3. Mendukung Penurunan Berat Badan
    • Terong rendah kalori dan lemak, serta kaya akan serat, sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama. Ini dapat membantu dalam program penurunan berat badan karena terong bisa dimasukkan dalam berbagai jenis diet rendah kalori.
  4. Meningkatkan Fungsi Otak
    • Nasunin dalam terong ungu juga memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan otak. Antioksidan ini melindungi lipid di membran sel otak dari kerusakan oksidatif, yang dapat membantu mencegah penyakit neurodegeneratif.
  5. Mendukung Pencernaan Sehat
    • Kandungan serat dalam terong membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit. Serat juga dapat meningkatkan kesehatan usus dengan menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam saluran pencernaan.
  6. Membantu Melawan Kanker
    • Terong ungu mengandung polifenol yang memiliki sifat antikanker. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa antioksidan seperti nasunin dan flavonoid dalam terong dapat membantu menghambat pertumbuhan sel kanker dan mencegah penyebarannya.
  7. Menjaga Kesehatan Kulit
    • Vitamin C dalam terong berperan dalam produksi kolagen, protein penting untuk menjaga elastisitas kulit. Antioksidan juga membantu melawan kerusakan kulit akibat paparan sinar UV dan polusi.
  8. Menguatkan Tulang
    • Terong mengandung beberapa mineral penting seperti kalsium, magnesium, dan vitamin K yang mendukung kekuatan tulang dan mencegah risiko osteoporosis, terutama pada usia lanjut.
  9. Menurunkan Risiko Penyakit Kronis
    • Konsumsi sayuran seperti terong yang kaya antioksidan dapat menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
Baca Juga :  Kemenperin Pacu Industri Semen Berdaya Saing dan Berkelanjutan

Cara Mengonsumsi Terong Ungu untuk Mendapatkan Manfaat Maksimal

  • Jangan kupas kulitnya: Nasunin, antioksidan yang paling kuat di terong, terkandung dalam kulitnya. Oleh karena itu, lebih baik terong dikonsumsi tanpa dikupas untuk mendapatkan manfaat penuh dari antioksidan tersebut.
  • Masak dengan sedikit minyak: Terong menyerap minyak dengan cepat saat dimasak. Gunakan teknik masak sehat seperti memanggang, mengukus, atau menumis dengan sedikit minyak untuk menjaga kandungan kalori tetap rendah.
  • Variasi hidangan: Terong bisa digunakan dalam berbagai masakan seperti tumis, panggang, acar, atau dijadikan bahan utama dalam kari.
Baca Juga :  Bio Farma Raih Dua Penghargaan Nasional 2026 atas Komunikasi Publik dan Program Keberlanjutan

Kesimpulan

Terong ungu adalah sayuran yang rendah kalori tetapi kaya nutrisi, terutama serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Mengonsumsinya secara teratur dapat memberikan banyak manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan kesehatan jantung, mengontrol gula darah, mendukung pencernaan, serta membantu penurunan berat badan. Menambahkan terong ungu dalam diet harian Anda dapat menjadi pilihan yang baik untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementerian Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Nebis in Idem dalam Kasus Irfan Suryanagara
Kemendikdasmen dan UNESCO Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan
BGN Hentikan Sementara MBG Saat Libur Sekolah, Audit Total Dapur dan Tutup SPPG Tak Layak
Mahfud MD: Rugi Kalau Dadan Dihukum Potong Tangan, Kalau Perlu Hukum Mati
Misteri Kematian Satu Keluarga di Glamping Posong Terungkap, Polisi Pastikan Keracunan Karbon Monoksida
KDM Prioritaskan Pembangunan Tajuk dan Masjid Kecil untuk Perkuat Spiritualitas Warga Jabar
Revitalisasi Sekolah Gerakkan Ekonomi Lokal, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja
Per 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik Harga

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:37 WIB

Kementerian Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Nebis in Idem dalam Kasus Irfan Suryanagara

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kemendikdasmen dan UNESCO Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:54 WIB

BGN Hentikan Sementara MBG Saat Libur Sekolah, Audit Total Dapur dan Tutup SPPG Tak Layak

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:58 WIB

Mahfud MD: Rugi Kalau Dadan Dihukum Potong Tangan, Kalau Perlu Hukum Mati

Selasa, 16 Juni 2026 - 06:49 WIB

Misteri Kematian Satu Keluarga di Glamping Posong Terungkap, Polisi Pastikan Keracunan Karbon Monoksida

Berita Terbaru