KLOPAKINDONESIA.COM – Indonesia dilaporkan akan memperkuat sistem pertahanan militernya dengan membeli rudal jelajah supersonik BrahMos missile, salah satu rudal tercepat di dunia yang dikembangkan melalui kerja sama antara India dan Rusia.
Rudal ini diproduksi oleh perusahaan patungan BrahMos Aerospace, yang dibentuk oleh **Defence Research and Development Organisation (DRDO) dari India dan perusahaan pertahanan Rusia NPO Mashinostroyenia.
Rencana pembelian ini menjadi bagian dari upaya modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) Indonesia untuk memperkuat kemampuan pertahanan, khususnya di wilayah maritim.
Kecepatan Supersonik
BrahMos dikenal sebagai rudal jelajah supersonik dengan kecepatan mencapai Mach 2,8 hingga Mach 3, atau hampir tiga kali kecepatan suara. Dengan kecepatan tersebut, rudal ini mampu menempuh jarak sekitar 290 kilometer pada versi ekspor yang biasanya ditawarkan kepada negara mitra.
Rudal ini memiliki panjang sekitar 8 hingga 8,6 meter, dengan berat sekitar 2,5 hingga 3 ton. BrahMos juga dapat membawa hulu ledak seberat 200 hingga 300 kilogram yang dirancang untuk menghancurkan target bernilai tinggi seperti kapal perang atau instalasi militer.
Selain cepat, BrahMos juga dikenal sulit dicegat karena mampu terbang rendah di atas permukaan laut atau sea-skimming, sehingga lebih sulit terdeteksi radar lawan.
Sistem Pemandu Canggih
Dalam operasinya, BrahMos menggunakan kombinasi sistem navigasi inertial navigation system (INS) dan navigasi satelit untuk menentukan jalur penerbangan. Pada fase akhir menuju target, rudal ini dilengkapi active radar homing yang membuatnya mampu mengunci sasaran dengan presisi tinggi.
Teknologi ini memungkinkan BrahMos menjalankan konsep “fire and forget”, yaitu rudal dapat menuju target secara otomatis setelah diluncurkan tanpa perlu kendali tambahan dari operator.
Bisa Diluncurkan dari Berbagai Platform
Salah satu keunggulan BrahMos adalah kemampuannya diluncurkan dari berbagai platform militer, mulai dari peluncur darat, kapal perang, pesawat tempur hingga kapal selam.
Untuk Indonesia, sistem yang diperkirakan akan dibeli adalah coastal defence system, yaitu peluncur rudal berbasis darat yang ditempatkan di wilayah pesisir untuk menjaga jalur laut strategis.
Perkuat Pertahanan Maritim
Dengan karakteristik supersonik dan daya hancur tinggi, BrahMos dinilai efektif sebagai sistem anti-kapal jarak menengah yang dapat meningkatkan kemampuan pertahanan laut Indonesia.
Jika kesepakatan pembelian terealisasi, Indonesia berpotensi menjadi salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yang mengoperasikan sistem rudal supersonik tersebut, sekaligus memperkuat kerja sama pertahanan dengan India.


























