Presiden Prabowo Imbau Warga Jakarta, Banten dan Lampung Waspada Gunung Anak Krakatau

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengimbau masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah Jakarta, Banten, Lampung, serta kawasan sekitar Selat Sunda, untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo melalui akun Instagram resmi @presidenrepublikindonesia, Minggu (6/9/2026). Kepala Negara meminta masyarakat mengikuti seluruh arahan pemerintah dan petugas di lapangan guna mengantisipasi berbagai potensi dampak aktivitas vulkanik.

Presiden juga mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dan mematuhi zona bahaya maupun batas aman yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang.

“Seluruh masyarakat, khususnya saudara-saudara kita yang berada di wilayah Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda, untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan,” tulis Presiden.

Pemerintah Pantau Perkembangan Gunung Anak Krakatau

Presiden Prabowo mengatakan pemerintah sejak awal terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Informasi dan laporan terkini juga terus diterima dari jajaran pemerintah dan lembaga terkait.

Baca Juga :  Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, PM Anthony Albanese Telepon Prabowo Ucapkan Terima Kasih

Untuk memastikan kesiapsiagaan berjalan optimal, Presiden telah memerintahkan seluruh unsur pemerintah agar terus melakukan pemantauan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Sejumlah lembaga yang terlibat antara lain BNPB, BMKG, TNI, Polri, pemerintah daerah, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.

“Seluruh jajaran pemerintah, BNPB, BMKG, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, serta kementerian dan lembaga terkait untuk terus memantau perkembangan situasi, memastikan seluruh unsur kesiapsiagaan berjalan dengan baik, serta memberikan perlindungan dan bantuan yang diperlukan kepada masyarakat,” kata Presiden.

Warga Diminta Waspadai Abu Vulkanik

Selain mengingatkan mengenai keselamatan di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau, Presiden Prabowo juga meminta masyarakat yang terdampak abu vulkanik untuk memperhatikan kondisi kesehatan.

Masyarakat disarankan menggunakan masker atau pelindung pernapasan, terutama ketika berada di luar ruangan. Jika konsentrasi abu vulkanik cukup pekat, aktivitas di luar ruangan juga sebaiknya dikurangi.

Baca Juga :  Wakil Ketua MPR M. Eddy Dwiyanto Soeparno Minta Pemerintah Pro Aktif Meningkatkan Diplomasi Menuntut Palestina Merdeka

Warga diminta mengikuti petunjuk petugas kesehatan dan pemerintah daerah terkait langkah perlindungan diri dari paparan abu vulkanik.

Presiden Pastikan Keselamatan Masyarakat Menjadi Prioritas

Dalam pesannya, Presiden Prabowo turut menyampaikan doa bagi masyarakat Indonesia, terutama warga yang berada di sekitar Gunung Anak Krakatau dan kawasan Selat Sunda.

“Semoga Allah Swt. senantiasa melindungi seluruh rakyat Indonesia, khususnya saudara-saudara kita yang berada di sekitar Gunung Anak Krakatau dan kawasan Selat Sunda.”

Presiden menegaskan dirinya akan terus memantau perkembangan situasi. Pemerintah juga akan mengambil keputusan dan langkah yang diperlukan berdasarkan kondisi di lapangan untuk memastikan keselamatan masyarakat.

“Presiden akan terus memantau perkembangan keadaan dan mengambil setiap keputusan serta langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan dan melindungi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menjadikan informasi resmi pemerintah serta petugas berwenang sebagai rujukan utama.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FWK Kritik KPK soal Nusron Wahid dan Minta Pemerintah Tidak Antikritik
Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun
Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:43 WIB

FWK Kritik KPK soal Nusron Wahid dan Minta Pemerintah Tidak Antikritik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Berita Terbaru