Pj Wali Kota Titip Pesan Penting untuk Calon Pemimpin Kota Bandung: Jaga Kawasan Bandung Utara

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 November 2024 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, A. Koswara menegaskan pentingnya menjaga Kawasan Bandung Utara (KBU) sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan keberlanjutan di Kota Bandung.

Pesan ini disampaikan dalam acara Bandung Menanam Jilid 6 dengan tema “Konservasi Bandung Berkelanjutan” yang berlangsung di Kanhay, Cibiru, Sabtu 23 November 2024.

Ia mengingatkan, KBU merupakan elemen vital yang tidak hanya berdampak pada ekosistem Kota Bandung, tetapi juga pada wilayah Bandung Raya secara keseluruhan.

“KBU harus menjadi perhatian semua pihak, termasuk para calon pemimpin Kota Bandung mendatang. Kelestarian KBU menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya Pemkot, tetapi juga DPRD, pemerintah kabupaten, swasta, partai politik, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menanam pohon di lahan-lahan kritis di KBU untuk mencegah bencana ekologis.

Baca Juga :  Jawa Barat Raih Terbaik II Pelayanan KB Serentak di Pasar Tradisional Tahun 2025

Seluruh pihak, termasuk masyarakat dan stakeholder lainnya, diharapkan ikut serta dalam penghijauan ini sebagai langkah nyata menjaga ekosistem terutama di Kawasan Bandung Utara.

Koswara menyebut, penurunan debit mata air di Kota Bandung yang mencapai lebih dari dua pertiga dibandingkan masa lalu. Ini membuat ketergantungan Kota Bandung pada pasokan air baku dari luar wilayah dengan ketersediaan air bersih hanya mencukupi untuk 30% warga.

“Masalah air bersih harus menjadi perhatian strategis. Jika KBU tidak dijaga, kita sendiri yang akan menghadapi kondisi kritis di masa depan,” tegasnya.

Selain upaya penghijauan, Koswara mendorong pengembangan konsep konservasi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, penghijauan dapat dikelola secara ekonomis dengan memanfaatkan lahan masyarakat untuk tanaman yang tidak hanya berfungsi sebagai konservasi tetapi juga memberikan penghasilan tambahan.

Baca Juga :  Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

“Kita harus menciptakan sistem yang lebih sistematis, sehingga lahan masyarakat tidak hanya menjadi aset lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi. Langkah ini memerlukan komitmen dan kolaborasi dari seluruh pihak, termasuk pemimpin mendatang,” tambahnya.

Dalam acara yang dihadiri berbagai elemen masyarakat dan stakeholder tersebut, dilakukan penanaman pohon secara serentak di beberapa kecamatan di KBU. Koswara menargetkan akan ada dua kegiatan penanaman pohon lagi pada Desember dan Januari mendatang.

“Melalui aksi ini, kita berharap semua pihak memiliki komitmen yang sama untuk melestarikan KBU. Ini bukan hanya tentang hari ini, tetapi juga warisan yang kita tinggalkan untuk anak cucu,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Senin, 20 April 2026 - 17:47 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 09:28 WIB

Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Berita Terbaru