PIP, ADEM, dan Kesejahteraan Guru Jadi Strategi Kemendikdasmen Wujudkan Pendidikan Merata

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLOPAKINDONESIA.COM – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat pemerataan akses pendidikan melalui optimalisasi Program Indonesia Pintar (PIP), Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM), serta peningkatan kesejahteraan guru. Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas tanpa terkendala faktor ekonomi maupun geografis.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti dalam Forum Komunikasi Publik Pendidikan Dasar dan Menengah di Tangerang Selatan, Sabtu (21/2).

“Melalui optimalisasi Program Indonesia Pintar serta perluasan Afirmasi Pendidikan Menengah, kami memastikan mutu dan pemerataan berjalan beriringan. Pendidikan berkualitas harus dirasakan oleh seluruh anak Indonesia tanpa terkecuali,” ujarnya.

PIP Tekan Angka Putus Sekolah

Program Indonesia Pintar (PIP) ditujukan untuk membantu peserta didik dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengakses pendidikan dalam kerangka wajib belajar 13 tahun.

Dana PIP digunakan khusus untuk kebutuhan personal pendidikan, seperti:

  • Buku dan alat tulis
  • Seragam dan sepatu
  • Perlengkapan sekolah dan olahraga

Kemendikdasmen menegaskan dana PIP tidak boleh digunakan untuk membayar SPP, iuran sekolah, maupun sumbangan dalam bentuk apa pun.

Baca Juga :  Pj Sekda Kota Bandung: Deteksi Dini Kunci Cegah Potensi Konflik Sosial

Selain itu, Suharti menekankan larangan pemotongan dana PIP. Dana harus diterima utuh oleh siswa. Pemotongan dana merupakan pelanggaran hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana.

Untuk pengaduan, masyarakat dapat menghubungi layanan resmi Kemendikdasmen melalui Unit Layanan Terpadu maupun kanal konsultasi teknis Puslapdik.

ADEM Buka Akses Pendidikan Berkualitas

Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) memberikan beasiswa bagi siswa dari daerah afirmasi dan kelompok khusus agar dapat bersekolah di SMA/SMK unggulan.

Besaran bantuan:

  • SMA: Rp2,2 juta per bulan
  • SMK: Rp2,3 juta per bulan

Tiga Kategori ADEM

  1. ADEM Papua
    Diperuntukkan bagi putra-putri Orang Asli Papua. Tahun 2026 kuota 500 siswa yang disebar ke enam provinsi, termasuk Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.
  2. ADEM Daerah Khusus
    Untuk siswa dari wilayah 3T dan perbatasan dengan kuota 500 siswa yang disekolahkan di provinsi masing-masing.
  3. ADEM Repatriasi
    Bagi lulusan CLC dan Sekolah Indonesia Luar Negeri di Malaysia dan Arab Saudi dengan kuota 550 siswa yang disebar ke berbagai provinsi di Indonesia.
Baca Juga :  Workshop Edukasi 1001 Cinta dan Drama Dilanjutkan di Kabupaten/Kota se-Jawa Barat

Sekolah penyelenggara ADEM harus memenuhi sejumlah syarat, antara lain terdaftar di Dapodik, berakreditasi minimal B, serta memiliki sistem pembinaan siswa yang memadai.

Kesejahteraan Guru Jadi Fondasi Mutu Pendidikan

Kemendikdasmen juga memprioritaskan peningkatan kesejahteraan guru melalui:

  • Percepatan sertifikasi
  • Penataan tunjangan
  • Peningkatan kompetensi berbasis kebutuhan
  • Afirmasi bagi guru di daerah khusus

“Guru adalah fondasi utama kualitas pendidikan. Guru yang sejahtera dan profesional akan menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna,” tegas Suharti.

Peningkatan Tunjangan Guru Non-ASN

Beberapa kebijakan yang telah dilakukan:

  • TPG dan Tunjangan Khusus naik dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta
  • Penyaluran tunjangan tahun 2026 dilakukan setiap bulan
  • Penerima insentif guru non-ASN meningkat dari 58.862 menjadi 365.542 orang
  • Insentif naik dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu per bulan

Kebijakan ini diharapkan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran di sekolah.

Dorong Pendidikan Inklusif dan Berkualitas

Melalui sinergi PIP, ADEM, dan peningkatan kesejahteraan guru, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang inklusif, merata, dan bermutu bagi seluruh anak bangsa.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen, ASEAN, dan SEAMEO Luncurkan Roadmap PAUD 2026–2030 untuk SDM Unggul Asia Tenggara
BOSP 2026 Diperkuat, Kemendikdasmen Alokasikan Rp59 Triliun untuk Layanan dan Mutu Pendidikan
Mendukbangga Wihaji Kuliah Umum di UIN Bandung, Tekankan Peran Keluarga untuk SDM Unggul 2045
Wamen Fajar: Sertifikasi Kompetensi dan Bahasa Asing Kunci Lulusan SMK Tembus Pasar Global
TKA SMP di Bandung Berjalan Lancar, Wamendikdasmen Pastikan Sesuai Prosedur
Bio Farma Raih PROPER Emas ke-10 dan Green Leadership, Bukti Komitmen Lingkungan
Kemendikdasmen Dorong Transformasi SMK Swasta, Masa Studi 4 Tahun Disiapkan
BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 05:01 WIB

Kemendikdasmen, ASEAN, dan SEAMEO Luncurkan Roadmap PAUD 2026–2030 untuk SDM Unggul Asia Tenggara

Sabtu, 11 April 2026 - 04:59 WIB

BOSP 2026 Diperkuat, Kemendikdasmen Alokasikan Rp59 Triliun untuk Layanan dan Mutu Pendidikan

Kamis, 9 April 2026 - 23:26 WIB

Mendukbangga Wihaji Kuliah Umum di UIN Bandung, Tekankan Peran Keluarga untuk SDM Unggul 2045

Kamis, 9 April 2026 - 22:31 WIB

Wamen Fajar: Sertifikasi Kompetensi dan Bahasa Asing Kunci Lulusan SMK Tembus Pasar Global

Rabu, 8 April 2026 - 22:13 WIB

TKA SMP di Bandung Berjalan Lancar, Wamendikdasmen Pastikan Sesuai Prosedur

Berita Terbaru