Pemdakab Bogor Luncurkan Saung Inflasi, Jaga Stabilitas Pangan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2024 - 04:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemdakab Bogor luncurkan saung inflasi yang berlokasi di Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor, saung inflasi ini dibangun bukti komitmen Pemkab Bogor dalam mengoptimalkan pengendalian inflasi di Kabupaten Bogor serta sebagai upaya menjaga stabilitas pangan terutama pangan beras.

Peluncuran saung inflasi ini dilakukan langsung oleh Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri didampingi Pj. Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor, dan Plt. Kepala DKP Kabupaten Bogor, pada Kamis (28/11/2024).

Saung inflasi ini terdiri dari lima inflasi kios yaitu satu di Kantor DKP Kabupaten Bogor dan lainnya tersebar di beberapa kecamatan yang dikelola langsung oleh para Kelompok Tani yakni dua di Bojong Kulur Kecamatan Cileungsi, satu di Kecamatan Ciomas, dan satu di Kecamatan Dramaga.

Bachril Bakri menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terbangunnya saung inflasi yang merupakan inovasi yang cukup spektakuler sehingga penanganan dan pengendalian inflasi ini dapat dilakukan secara terpadu melalui saung inflasi.

Baca Juga :  Ganti 1.000 Pegawai Pensiun Pakai Robot dan Mitra, Pos Indonesia Hemat Biaya Hingga 42 Persen

Pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas pangan dapat dilakukan melalui saung inflasi melalui kios pangan dan urban farming

Di tempat yang sama, Plt. Kepala DKP Kabupaten Bogor, Bambang Setia Aji menjelaskan ada lima kios pangan dalam program saung inflasi ini dengan tujuan untuk menjaga stabilitas pangan beras utamanya di Kabupaten Bogor ini.

Pada prinsipnya di kios pangan komoditas yang dijual tidak jauh berbeda dengan yang dijual melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM). Komoditasnya ada beras, bawang merah, gula, telur, dan lain sebagainya, dengan harga yang memang relatif lebih murah dari harga pasar.

“Kios atau saung invasi ini adalah reborn atau lahir kembali dari toko tani Indonesia, jadi memang sudah ada sebelumnya, hanya memang kita hidupkan lebih masif lagi. Sementara di urban farming ini terdapat beragam benih, bibit, pupuk organik, ada polibag juga peralatan perkebunan dan ada budidaya maggot,” tutur Plt. Kadis DKP Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Kampung Keluarga Berkualitas “Mandiri Magot” Desa Pawindan Masuk Tiga Besar Nasional

Ia juga menyampaikan, terkait upaya pengendalian inflasi yang dilakukan Pemkab Bogor melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) telah dilaksanakan sebanyak 56 kali pak, termasuk hari ini. Dengan total komoditas, beras sudah 245 ton, ayam 20 ton, daging ayam dan daging sapi 7 ton, minyak goreng 45 ton, gula pasir 30 ton, cabai 2 ton, dan bawang merah dan bawang putih kurang lebih 4 ton.

“Kami berharap dengan adanya saung inflasi ini kita dapat menjaga aksesibilitas pangan masyarakat yang berkualitas, aman, bergizi, seimbang dan terjangkau sehingga masyarakat dapat menikmati terhadap kualitas pangan yang baik,” imbuhnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Benih Kerapu dan Bandeng Bali Makin Diminati, Ekspor Capai Rp6,41 Miliar hingga Agustus 2026
Sidak Sawah Karawang, Mentan Amran Targetkan Tanam 3 Kali Setahun
Mentan Amran Ubah Kebijakan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan
DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat
Janji Mentan Amran ke Petani Karawang Direalisasikan dalam Hitungan Jam
KPK Periksa Pejabat Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi
21 Wilayah Jawa Barat Berpotensi Kekeringan 1-10 September 2026, 18 Daerah Status Awas
Antusias Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:25 WIB

Benih Kerapu dan Bandeng Bali Makin Diminati, Ekspor Capai Rp6,41 Miliar hingga Agustus 2026

Selasa, 1 September 2026 - 15:21 WIB

Sidak Sawah Karawang, Mentan Amran Targetkan Tanam 3 Kali Setahun

Selasa, 1 September 2026 - 15:16 WIB

Mentan Amran Ubah Kebijakan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan

Selasa, 1 September 2026 - 14:24 WIB

DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 14:17 WIB

Janji Mentan Amran ke Petani Karawang Direalisasikan dalam Hitungan Jam

Berita Terbaru