Netanyahu Marah RS Dirudal, Menlu Iran Abbas Araghchi: Menggelikan, Lihat Gaza

- Jurnalis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi berbicara kepada pers setelah bertemu dengan para pejabat Suriah di Kedutaan Besar Iran di Damaskus pada 5 Oktober 2024. Ia turut mengeluarkan peringatan apabila Israel membalas serangan rudal Iran.
© AFP/LOUAI BESHARA

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi berbicara kepada pers setelah bertemu dengan para pejabat Suriah di Kedutaan Besar Iran di Damaskus pada 5 Oktober 2024. Ia turut mengeluarkan peringatan apabila Israel membalas serangan rudal Iran. © AFP/LOUAI BESHARA

 

Teheran, 21 Juni 2025 – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, melontarkan kemarahan keras setelah sebuah rumah sakit di kota Safed, Israel utara, dilaporkan terkena serangan rudal pada Jumat malam. Netanyahu menyebut insiden itu sebagai “kejahatan perang” dan “aksi teroris pengecut”.

Namun, reaksi berbeda datang dari Iran. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menilai kemarahan Netanyahu sebagai tindakan “menggelikan” yang menunjukkan standar ganda Israel dalam konflik yang berlangsung selama ini.

“Netanyahu marah satu rumah sakit terkena rudal? Dunia menyaksikan lebih dari 150 rumah sakit di Gaza dihancurkan oleh jet-jet tempurnya. Ribuan anak-anak dan tenaga medis jadi korban,” ujar Araghchi dalam pernyataan resminya di Teheran, Sabtu (21/6).

Menurut Araghchi, pernyataan Netanyahu tak lebih dari upaya membangun narasi palsu sebagai korban, padahal Israel adalah pelaku utama kekerasan sistematis terhadap warga sipil Palestina sejak awal invasi ke Gaza delapan bulan lalu.

Baca Juga :  BGN Temukan Satu Sekolah Dilayani Dua Dapur SPPG, Data 62,7 Juta Penerima MBG Dievaluasi

Israel menuduh kelompok perlawanan di Lebanon yang didukung Iran berada di balik serangan ke Safed. Namun, Araghchi menegaskan Iran tidak terlibat langsung dan menyebut tudingan itu sebagai “pengalihan isu” dari kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Israel.

“Kami mendukung hak perlawanan, tapi kami tidak mengarahkan senjata ke rumah sakit. Justru yang selama ini meratakan rumah sakit dan sekolah adalah Israel. Dunia harus jernih menilai siapa korban dan siapa pelaku,” tegasnya.

Araghchi juga menyerukan kepada masyarakat internasional untuk tidak terpancing oleh narasi tunggal media Barat yang dinilainya “berpihak”, dan mendorong penyelidikan independen terhadap semua serangan terhadap fasilitas sipil, baik di Israel maupun di Palestina.

Baca Juga :  Majalengka mencatat sejarah dengan memecahkan rekor MURI untuk pelayanan vasektomi serentak terbanyak

Ketegangan antara Israel dan Iran terus meningkat setelah sejumlah insiden militer di Suriah, Lebanon, dan Laut Merah. Sejumlah analis memperingatkan bahwa konflik ini bisa berubah menjadi perang terbuka bila eskalasi terus terjadi tanpa upaya diplomasi.


Editor: Redaksi Klopakindonesia.com
Kategori: Internasional | Timur Tengah

 

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat
Janji Mentan Amran ke Petani Karawang Direalisasikan dalam Hitungan Jam
KPK Periksa Pejabat Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi
21 Wilayah Jawa Barat Berpotensi Kekeringan 1-10 September 2026, 18 Daerah Status Awas
Antusias Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis
Inggris dan Bandung Perkuat Kolaborasi Menuju Net Zero dan Ketahanan Iklim
Pegadaian Kanwil X Jabar Bersama POGI Gelar “Merdeka Stunting 2026”, Cegah Stunting Sejak Janin dalam Kandungan
Kemenhut Dorong PBPH Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalsel

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 14:24 WIB

DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 14:17 WIB

Janji Mentan Amran ke Petani Karawang Direalisasikan dalam Hitungan Jam

Selasa, 1 September 2026 - 14:10 WIB

KPK Periksa Pejabat Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

21 Wilayah Jawa Barat Berpotensi Kekeringan 1-10 September 2026, 18 Daerah Status Awas

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Antusias Peserta Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis

Berita Terbaru