Mendikdasmen: Beasiswa OSC 2025 Wujud Partisipasi Semesta untuk Akses Pendidikan Bermutu

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meresmikan peluncuran Online Scholarship Competition (OSC) Tahun 2025 di Universitas Trisakti, Jakarta, pada Kamis (21/8). Program beasiswa yang digagas Media Group ini menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri terbaik bangsa dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa beasiswa OSC sejalan dengan strategi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua melalui partisipasi semesta. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan peluang beasiswa yang kini semakin terbuka luas.

“Kita bisa meraih banyak hal kalau sungguh-sungguh dan berprestasi. Kesempatan memperoleh beasiswa sangat terbuka, maka manfaatkanlah sebaik-baiknya,” ujar Mendikdasmen.

Menteri Mu’ti juga menyampaikan apresiasi kepada Media Group yang konsisten berkontribusi terhadap dunia pendidikan melalui alokasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk beasiswa. Menurutnya, investasi di bidang pendidikan akan memberi dampak besar bagi masa depan bangsa. “Kita harus lebih kuat bekerja sama dan merapatkan barisan untuk membuat pendidikan menjadi nyata dan menjadi jalan bagi anak-anak kita meraih mimpinya,” tambahnya.

Baca Juga :  Tegas! Purbaya Ingatkan Menteri Pangan Jangan Ganggu Dana Kopdes

Mengakhiri sambutannya, Mendikdasmen berpesan kepada para penerima beasiswa agar terus semangat dan berprestasi. “Selamat kepada anak-anakku sekalian yang menerima beasiswa ini. Semoga sukses dan tetap semangat. Anda bisa menjadi hebat karena andalah masa depan Indonesia,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Trisakti, Kadarsah Suryadi, menekankan bahwa keberadaan perguruan tinggi swasta berperan penting dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan nasional. Menurutnya, pendidikan merupakan sarana untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan berpikir seseorang. Pendidikan juga memungkinkan seseorang untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, meningkatkan pendapatan, serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Baca Juga :  Tavip Agus Rayanto Menyampaikan Tiga Pesan Penting Pencegahan Stunting Dari Hulu

“Dengan adanya OSC, kita bukan hanya meningkatkan APK, tetapi juga kesejahteraan generasi muda yang merupakan penerus bangsa di masa depan,” ungkap Kadarsah.

Sementara itu, Ketua Surya Edukasi Bangsa Foundation, Mohammad Mirdal Akib, menjelaskan bahwa sejak pertama kali diluncurkan pada 2015, OSC telah memberikan kesempatan kuliah penuh kepada 3.880 mahasiswa di seluruh Indonesia, dengan biaya kuliah penuh dari awal sampai selesai.

Tahun ini, OSC kembali hadir dengan menyediakan 399 beasiswa penuh, terdiri dari 364 untuk jenjang S-1 dan 35 untuk S-2, bekerja sama dengan 18 perguruan tinggi di Jakarta, Bandung, Surakarta, Makassar, dan Medan.

“Mudah-mudahan kita bisa menjadi bagian dari solusi menciptakan generasi emas di tahun 2045. Anak-anakku semua adalah calon pemimpin ketika Indonesia berusia 100 tahun merdeka,” tutur Mirdal.

 

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Job Fair Future Connect 2026 Bandung Buka 3.019 Lowongan Kerja, Simak Cara Daftar Lewat NEW BIMMA
Legislator DPR: Jangan Biarkan Emosi Gantikan Hukum, Soroti Aksi Main Hakim Sendiri di Bali
Puan Maharani: Negara Tak Boleh Kehilangan Satu Generasi karena Anak Putus Sekolah
Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah serta UMKM
Tiga Penumpang Alphard yang Berselisih dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
Murid Indonesia Raih 4 Medali Perunggu di International Mathematical Olympiad (IMO) 2026
ASEAN Sepakati Rencana Kerja Pendidikan 2026–2030, AI dan STEM Jadi Prioritas
DP3AKB Jawa Barat Dampingi Saksi Korban TPPO Asal Jabar dalam Persidangan di Maumere

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:15 WIB

Job Fair Future Connect 2026 Bandung Buka 3.019 Lowongan Kerja, Simak Cara Daftar Lewat NEW BIMMA

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:26 WIB

Legislator DPR: Jangan Biarkan Emosi Gantikan Hukum, Soroti Aksi Main Hakim Sendiri di Bali

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:31 WIB

Puan Maharani: Negara Tak Boleh Kehilangan Satu Generasi karena Anak Putus Sekolah

Senin, 27 Juli 2026 - 17:31 WIB

Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah serta UMKM

Senin, 27 Juli 2026 - 07:23 WIB

Tiga Penumpang Alphard yang Berselisih dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar

Berita Terbaru