LILY MAULANA MENDORONG MAJU TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT BANDUNG

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 Mei 2024 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Krisis Kepemimpinan Pemerintahan Kota Bandung, dampak pada masyarakat sangat kuat di rasakan. Baik nilai perekonomian nampak tidak menentu/ stabil, Masyarakat berharap krisis Kepemimpinan segera di selesaikan. Bahkan krisis trust kepercayaan masyarakat semakin menurun pada Pemerintahan Kota Bandung.


Atas dasar keprihatinan kepemimpinan di Kota Bandung, yang sama sekali tidak berpihak pada rakyat di sinyalir tidak sepenuhnya memperhatikan hajat hidup masyarakat. baik kesejahteraan para RT RW PKK dan Posyandu , jelas tufoksi nya membantu Pemerintah luput dari perhatian pemerintah .


APBD Ķota Bandung cukup besar dan sangat memadai kurang lebih 7,4 T.
Dari dasar inilah tokoh masyarakat yg kompenten Kang Lily Maulana terketuk hatinya, saatnya masyarakat ikut ambil
bagian untuk Bebenah Kota Bandung dari mulai penempatan orang sehat jujur dan ber ahlak.Tutur Lily saat itu.

Baca Juga :  Turunkan Angka Kematian Ibu dan Stunting, Kemenkes Luncurkan Program MMS untuk Ibu Hamil di Kota Bandung

Selain itu Lily berharap menambahkan pasilitas pendidikan, mengingat saat ini masyarakat terkunci dengan sistem alur zonasi. Sementara Fasilitas belum tertata dengan baik secara merata. Lily cukup mumpuni sebagai aktifis sosial ingin merangkul semua kelompok, lembaga/ organisasi agar Bandung ke depan leubih kondusif.

Atas semua keprihatinan kondisi Bandung, Lily sebaiknya membentuk simpul simpul di masyakat, diantaranya : KPI Komite Pemilihan Independen di setiap RT RW se-Kota Bandung.
melihat jumlah penduduk Kota Bandung kurang lebih 1,8 JT. Jiwa hak pilih di perkirakan kisaran 65% dan 35 % masa suwing Voter dan usia dini.
jika Kang Lily mampuh merekrut raihan suara masyarakat 40 % Kursi Kehormatan Bandung 1 akan diraihnya.Karna masyarakat sebagai eksekutor pemilih, tentunyah PR bagi Lily.

Baca Juga :  Indonesia Dorong Kerja Bersama Kembangkan Keuangan Syariah

Ketua Forum RT RW Lily punya kapasitas dan peluang menduduki B1, masa serta simpul simpul sudah cukup terbentuk secara masiv terstruktur ini modal Lily untuk membuktikan Niatnya bersama
bersama menuju Bandung lebih bagus lagi ke depan.


Berangkat dari Keprihatinan untuk menjadi Bacalon Walikota Bandung, dan paham akan kekurangan Bandung,
semoga saja Hajat nya terkobul
Aminnn…


Selamat bekerja Sahabatku!!
Wass….
PEGAMAT KEBIJAKAN
PUBLIK DAN POLITIK.
R. WEMPY SYAMKARYA

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan
Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas
IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat
Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional
SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026
Kemendikdasmen dan MD Entertainment Salurkan 2.500 Pasang Sepatu untuk Murid Terdampak Banjir di Aceh
Kemendikdasmen Perkuat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Melalui Pembentukan Pokja BSAN di Daerah
Mensesneg: Pergantian Pimpinan BGN Tidak Ganggu Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:33 WIB

BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:12 WIB

IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:54 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026

Berita Terbaru

NEWS

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:54 WIB