Lebih dari 7.000 Peserta Ikuti Orientasi Pengelola Rumah Data Kependudukan KemendukBangga/BKKBN Jabar

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan KemendukBangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat menggelar Orientasi Pengelola Rumah Data Kependudukan (RDK) pada 14–15 Oktober 2025 di Kantor Perwakilan KemendukBangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, yang dilaksanakan secara hybrid.

Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 7.000 peserta dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, terdiri atas 6.000 peserta melalui siaran langsung YouTube, 1.000 peserta melalui Zoom, dan 25 peserta hadir langsung di lokasi kegiatan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plh. Sekretaris Perwakilan KemendukBangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Andina, yang dalam sambutannya menyampaikan capaian positif pelaporan Rumah DataKu di Jawa Barat.

“Saat ini dari 27 kabupaten/kota, yang tercatat melaporkan kepemilikan Rumah DataKu pada website SIGA per 10 Oktober 2025 sebanyak 5.451 (91,5%) Rumah Data se-Jawa Barat, dengan 1.740 Klasifikasi Paripurna. Namun masih terdapat 506 Kampung KB yang belum membentuk Rumah Data Kependudukan,” ujarnya.

Baca Juga :  BKKBN Jabar Apresiasi Kinerja Daerah, Enam Kabupaten/Kota Dominasi Penghargaan

Selain jajaran BKKBN, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Direktorat Perencanaan Pengendalian Penduduk KemendukBangga/BKKBN, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Jawa Barat, serta Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat. Para narasumber menekankan pentingnya data yang akurat dan kolaborasi lintas sektor, terutama dalam memperkuat sinergi antara program Rumah DataKu dan Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) yang digagas BPS.

Baca Juga :  Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dorong Lompatan STEM, SMA Pesantren ECO-Saintek Muhammadiyah Jadi Model Pendidikan Terintegrasi

Selama orientasi berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan dan praktik langsung mengenai pengolahan serta penyajian data kependudukan. Melalui pelatihan ini, pengelola RDK diharapkan mampu meningkatkan kemampuan teknis dan analisis data, sehingga hasil yang dihasilkan dapat menjadi pondasi kuat bagi perencanaan pembangunan desa/kelurahan berbasis data.

Plh. Sekretaris Andina menegaskan bahwa keberadaan Rumah Data Kependudukan tidak hanya penting sebagai wadah penyimpanan data, tetapi juga sebagai sumber informasi strategis bagi pengambilan kebijakan di tingkat lokal.

“Data bukan sekadar angka, data adalah arah kebijakan. Dengan data yang valid, kita dapat memastikan pembangunan berjalan efektif dan berkeadilan,” tutupnya.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Atlet Indonesia Jadi Flag Bearer Asian Games Aichi-Nagoya 2026
ATR/BPN Percepat Sertipikasi 3 Juta Tanah MBR, Target 2027
Nusron Wahid Hormati Proses Hukum KPK, Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Bio Farma dan DWP Pusat Perkuat Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV
Kemendikdasmen Perluas Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan AI
GENTING Sasar 27.051 Keluarga Berisiko Stunting di Indramayu
Pegadaian Kanwil X Jabar Raih Sertifikasi ISO 22301:2019
Bio Farma Kembangkan Vaksin HPV, Rotavirus, hingga Malaria

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:01 WIB

Dua Atlet Indonesia Jadi Flag Bearer Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 11:57 WIB

ATR/BPN Percepat Sertipikasi 3 Juta Tanah MBR, Target 2027

Sabtu, 19 September 2026 - 11:48 WIB

Nusron Wahid Hormati Proses Hukum KPK, Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan

Sabtu, 19 September 2026 - 07:02 WIB

Bio Farma dan DWP Pusat Perkuat Pencegahan Kanker Serviks melalui Vaksinasi HPV

Jumat, 18 September 2026 - 18:31 WIB

Kemendikdasmen Perluas Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan AI

Berita Terbaru

Ilmu Pengetahuan

Mengapa AI Membutuhkan Banyak Air dan Listrik? Ini Penjelasannya

Senin, 21 Sep 2026 - 07:47 WIB