Komunitas Freerunners Bandung Bikin Ulah di Event Marathon: Palsukan BIB hingga Bagi-Bagi Bir

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Klopakindonesia.com – Ajang lari tahunan Pocari Sweat Run Indonesia 2025 diwarnai kontroversi setelah sejumlah anggota komunitas lari Freerunners Bandung diduga melakukan pelanggaran serius. Tindakan mereka mulai dari pemalsuan nomor peserta lomba (BIB) hingga membagikan minuman beralkohol secara gratis di area cheering zone menuai kecaman luas dari publik dan peserta lain.

Salah satu anggota komunitas, Difa Achmad, menjadi sorotan setelah ketahuan menggunakan nomor BIB milik peserta lain, yakni seorang perempuan bernama Riri. BIB atau bib number adalah nomor identifikasi peserta yang ditempel di bagian depan dada dan menjadi syarat resmi mengikuti lomba.

Kejadian ini viral setelah foto-foto Difa beredar di media sosial, menunjukkan ia berlari dengan BIB atas nama peserta lain. Tindakan tersebut memicu hujatan dari netizen yang menilai hal itu sebagai bentuk kecurangan dan pelanggaran terhadap etika lomba.

Menanggapi hal tersebut, Difa memberikan klarifikasi terbuka dan permintaan maaf melalui akun media sosial barunya. Ia mengaku bertanggung jawab penuh atas kesalahan tersebut.

“Halo teman-teman semua, saya, Difa, ingin menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka atas kejadian yang sempat menimbulkan kegaduhan di komunitas lari beberapa hari terakhir,” tulisnya.

“Karena akun Instagram saya sudah hilang dan tidak bisa diakses, jadi saya khusus membuat akun baru agar dapat memberikan klarifikasi kepada teman-teman.”

“Saya menyadari bahwa saya telah melakukan kesalahan dengan menerima slot lari dari pihak lain tanpa proses verifikasi yang benar hingga berujung pada penggunaan nomor BIB duplikat. Ini adalah kelalaian saya dan saya tidak membenarkan tindakan tersebut.”

“Saya ingin menegaskan bahwa tidak ada niat buruk sedikit pun untuk mencurangi lomba, merugikan peserta lain, apalagi menyakiti siapa pun secara pribadi. Saya sudah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Bu Riri sebagai peserta yang terdampak dan saya sangat menghargai sikap beliau yang terbuka dan bijak dalam menyikapi kejadian ini.”

“Kami sudah berdamai secara pribadi dan saya bersyukur atas ruang maaf yang beliau berikan. Saya juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak penyelenggara event yang telah dirugikan akibat keteledoran saya. Saya menyesal telah mencederai kepercayaan dan aturan yang seharusnya saya hormati sebagai peserta.”

“Saya bertanggung jawab atas apa yang terjadi dan saya berkomitmen penuh untuk tidak mengulangi kesalahan ini di masa depan. Saya berharap klarifikasi ini bisa membantu meluruskan situasi, dan saya mohon agar tidak ada lagi serangan, hujatan atau penyudutan terhadap pihak mana pun terutama Bu Riri, yang telah bersikap sangat dewasa dan berbesar hati.”

Sebagai bentuk tanggung jawab moral, Difa juga menyatakan bahwa ia mundur sementara dari komunitas Freerunners Bandung.

“Saya juga ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh teman-teman komunitas atas kejadian ini dan turut menyeret nama baik Freerunners Bandung. Saya sadar bahwa kejadian ini tetap membawa dampak bagi komunitas yang saya cintai ini.”

“Maka dari itu, sebagai bentuk tanggung jawab moral dan demi menjaga suasana komunitas tetap kondusif, saya memutuskan untuk sementara waktu keluar dari grup Freerunners Bandung. Ini adalah bagian dari proses saya untuk menenangkan diri, memperbaiki diri dan memberi ruang aman bagi komunitas.”

Sementara itu, pihak penyelenggara menyatakan bahwa tindakan memalsukan BIB dapat dikenakan sanksi hukum dan sedang diproses melalui jalur resmi. Surat somasi kepada pihak terkait telah dikirimkan. Selain itu, aksi pembagian bir gratis di tengah event juga menjadi sorotan karena melibatkan alkohol dalam acara publik, yang berpotensi melanggar norma dan aturan daerah.

Baca Juga :  bank bjb Tumbuhkan Budaya Menabung Melalui Program KEJAR

Pihak Freerunners Bandung sebelumnya mengaku bahwa pembagian bir dilakukan di area cheering zone sebagai bentuk kolaborasi dengan agen travel lari. Namun setelah menuai reaksi negatif, mereka menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan akan melakukan evaluasi total atas tindakan tersebut.

Baca Juga :  Open Base dan Static Show: Ribuan Orang Padati Bandara Husein Sastranegara

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Jambi “Potret Kelam Pendidikan Bangsa Ini”
Perjuangan Kader KB Menembus Medan Berat Demi Gizi Anak Desa Ciguha
Jadwal Resmi TKA SD–SMP 2026: April, Bukan Syarat Kelulusan
Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Dukung Tren Loud Budgeting, Generasi Muda Berani Berhemat demi Masa Depan
Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Pendidikan Bermutu Harus Libatkan Sekolah, Keluarga, Masyarakat, dan Media
Turunkan Stunting di Sukabumi, Kemendukbangga Lakukan Bedah Rumah dan Intervensi Gizi
Festival Tring! Pegadaian Cirebon Dorong Gaya Hidup Sehat dan Investasi Emas Digital
Ratusan Kader TPK Sukabumi Teguhkan Komitmen Dukung Program Makan Bergizi Gratis MBG 3B

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:44 WIB

Kasus Jambi “Potret Kelam Pendidikan Bangsa Ini”

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:33 WIB

Perjuangan Kader KB Menembus Medan Berat Demi Gizi Anak Desa Ciguha

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:05 WIB

Jadwal Resmi TKA SD–SMP 2026: April, Bukan Syarat Kelulusan

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:18 WIB

Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Dukung Tren Loud Budgeting, Generasi Muda Berani Berhemat demi Masa Depan

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:53 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Pendidikan Bermutu Harus Libatkan Sekolah, Keluarga, Masyarakat, dan Media

Berita Terbaru

NEWS

Kasus Jambi “Potret Kelam Pendidikan Bangsa Ini”

Jumat, 16 Jan 2026 - 17:44 WIB