Kemendikdasmen Perkuat Sinergi Komunitas Lewat Forum Komunikasi Publik Pendidikan di Serpong

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLOPAKINDONESIA.COM – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Forum Komunikasi Publik Pendidikan Dasar dan Menengah yang digelar di Serpong, Sabtu (21/2).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) ini menjadi ruang dialog strategis antara pemerintah, komunitas pendidikan, organisasi masyarakat, guru, siswa, serta orang tua dalam mendukung implementasi kebijakan prioritas pendidikan dasar dan menengah.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti menegaskan bahwa transformasi pendidikan tidak dapat dilakukan secara mandiri oleh pemerintah.

“Kolaborasi dengan komunitas, organisasi masyarakat, guru, orang tua, dan pelajar adalah kunci untuk mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Kami ingin memastikan setiap kebijakan tidak hanya dipahami, tetapi juga didukung dan diimplementasikan secara nyata di lapangan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya forum tersebut sebagai ruang dialog terbuka untuk menyerap aspirasi masyarakat agar kebijakan yang dirumuskan semakin relevan dan berdampak langsung bagi peserta didik.

Diseminasi Program Prioritas Pendidikan

Forum ini merupakan bagian dari upaya diseminasi kebijakan yang selaras dengan arah pembangunan pendidikan nasional dalam Asta Cita, meliputi:

  1. Penguatan pendidikan karakter dan kesehatan sekolah
  2. Peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru
  3. Wajib belajar 13 tahun dan pemerataan kesempatan pendidikan
  4. Penguatan literasi, numerasi, sains, dan teknologi
  5. Pemenuhan serta perbaikan sarana dan prasarana pendidikan
  6. Pembangunan kebahasaan dan kesastraan
Baca Juga :  SYL Titip Biduan Jadi Honorer Gaji Jutaan Tapi Cuma Ngantor Dua Kali Setahun

Melalui forum tersebut, Kemendikdasmen menargetkan tiga capaian utama, yakni meningkatkan pemahaman publik terhadap program prioritas, membangun sinergi dengan komunitas dan lembaga masyarakat sebagai wujud partisipasi semesta, serta memperkuat dukungan masyarakat terhadap kebijakan pendidikan.

Peran Strategis Komunitas dan Lembaga Masyarakat

Kepala BKHM, Anang Ristanto menjelaskan bahwa keberhasilan penyebarluasan informasi kebijakan tidak bisa hanya mengandalkan kanal komunikasi formal pemerintah.

Menurutnya, informasi akan memiliki daya ungkit yang lebih kuat jika melibatkan partisipasi aktif komunitas dan organisasi masyarakat sebagai mitra strategis. Karena itu, BKHM terus memperkuat kemitraan kolaboratif melalui berbagai kegiatan kementerian, termasuk peluncuran program prioritas dan konsolidasi nasional 2026.

Baca Juga :  26th DCVMN AGM Sukses Digelar, Bio Farma dan DCVMN Perkuat Kolaborasi Global untuk Membangun Ekosistem Vaksin yang Tangguh dan Inklusif

Forum ini juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi publik yang inklusif, partisipatif, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan berbasis gotong royong.

Hadirkan Ratusan Peserta dari Berbagai Komunitas

Kegiatan ini dihadiri sekitar 200 peserta dari berbagai unsur, mulai dari pelajar, guru, ibu rumah tangga, hingga pengurus dan anggota organisasi masyarakat seperti:

  • Komunitas Kami Pengajar
  • Sidina Community
  • PP Persatuan Guru NU
  • PP ‘Aisyiyah
  • Forum Guru Muhammadiyah
  • PP Ikatan Pelajar NU
  • PP Ikatan Pelajar Putri NU
  • PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah
  • PP Ikatan Pelajar PERSIS
  • Komunitas Patriot Pelajar Mahasiswa

“Kehadiran berbagai komunitas ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas elemen dalam mendukung transformasi pendidikan nasional,” ujar Anang.

Adapun sejumlah kebijakan yang dibahas dalam forum tersebut antara lain Program Indonesia Pintar (PIP), Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM), peningkatan kesejahteraan guru, Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Kemendikdasmen optimistis transformasi pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan dapat terwujud di seluruh Indonesia.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diplomasi Prabowo di AS Berbuah Tarif Nol Persen untuk 173 Komoditas Pertanian Indonesia
Kisah Guru 3T Muhammad Fathul Arifin: Berinovasi di Tengah Keterbatasan Sarana dan Akses Internet
Prabowo dan Trump Teken Perjanjian “New Golden Age” RI–AS, Bentuk Council of Trade and Investment
Prabowo dan Donald Trump Teken Perjanjian Perdagangan Timbal Balik RI–AS di Washington D.C.
Prabowo Teken Perpres Nomor 116 Tahun 2025 tentang SMA Unggul Garuda, Fokus Cetak SDM Sains dan Teknologi
Prabowo Subianto Dipuji Donald Trump di Forum Perdamaian Global di Washington D.C.
Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia, Kuliah S1 Fully Funded untuk Siswa Berprestasi
Kemendikdasmen Tingkatkan Penerima Tunjangan Guru 3T Jadi 65.871 pada 2026, Bukti Keberpihakan Pemerintah

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:22 WIB

Diplomasi Prabowo di AS Berbuah Tarif Nol Persen untuk 173 Komoditas Pertanian Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:16 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Sinergi Komunitas Lewat Forum Komunikasi Publik Pendidikan di Serpong

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:22 WIB

Kisah Guru 3T Muhammad Fathul Arifin: Berinovasi di Tengah Keterbatasan Sarana dan Akses Internet

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:14 WIB

Prabowo dan Trump Teken Perjanjian “New Golden Age” RI–AS, Bentuk Council of Trade and Investment

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:11 WIB

Prabowo dan Donald Trump Teken Perjanjian Perdagangan Timbal Balik RI–AS di Washington D.C.

Berita Terbaru