KLOPAKINDONESIA.COM – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Forum Komunikasi Publik Pendidikan Dasar dan Menengah yang digelar di Serpong, Sabtu (21/2).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) ini menjadi ruang dialog strategis antara pemerintah, komunitas pendidikan, organisasi masyarakat, guru, siswa, serta orang tua dalam mendukung implementasi kebijakan prioritas pendidikan dasar dan menengah.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti menegaskan bahwa transformasi pendidikan tidak dapat dilakukan secara mandiri oleh pemerintah.
“Kolaborasi dengan komunitas, organisasi masyarakat, guru, orang tua, dan pelajar adalah kunci untuk mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Kami ingin memastikan setiap kebijakan tidak hanya dipahami, tetapi juga didukung dan diimplementasikan secara nyata di lapangan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya forum tersebut sebagai ruang dialog terbuka untuk menyerap aspirasi masyarakat agar kebijakan yang dirumuskan semakin relevan dan berdampak langsung bagi peserta didik.
Diseminasi Program Prioritas Pendidikan
Forum ini merupakan bagian dari upaya diseminasi kebijakan yang selaras dengan arah pembangunan pendidikan nasional dalam Asta Cita, meliputi:
- Penguatan pendidikan karakter dan kesehatan sekolah
- Peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru
- Wajib belajar 13 tahun dan pemerataan kesempatan pendidikan
- Penguatan literasi, numerasi, sains, dan teknologi
- Pemenuhan serta perbaikan sarana dan prasarana pendidikan
- Pembangunan kebahasaan dan kesastraan
Melalui forum tersebut, Kemendikdasmen menargetkan tiga capaian utama, yakni meningkatkan pemahaman publik terhadap program prioritas, membangun sinergi dengan komunitas dan lembaga masyarakat sebagai wujud partisipasi semesta, serta memperkuat dukungan masyarakat terhadap kebijakan pendidikan.
Peran Strategis Komunitas dan Lembaga Masyarakat
Kepala BKHM, Anang Ristanto menjelaskan bahwa keberhasilan penyebarluasan informasi kebijakan tidak bisa hanya mengandalkan kanal komunikasi formal pemerintah.
Menurutnya, informasi akan memiliki daya ungkit yang lebih kuat jika melibatkan partisipasi aktif komunitas dan organisasi masyarakat sebagai mitra strategis. Karena itu, BKHM terus memperkuat kemitraan kolaboratif melalui berbagai kegiatan kementerian, termasuk peluncuran program prioritas dan konsolidasi nasional 2026.
Forum ini juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi publik yang inklusif, partisipatif, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan berbasis gotong royong.
Hadirkan Ratusan Peserta dari Berbagai Komunitas
Kegiatan ini dihadiri sekitar 200 peserta dari berbagai unsur, mulai dari pelajar, guru, ibu rumah tangga, hingga pengurus dan anggota organisasi masyarakat seperti:
- Komunitas Kami Pengajar
- Sidina Community
- PP Persatuan Guru NU
- PP ‘Aisyiyah
- Forum Guru Muhammadiyah
- PP Ikatan Pelajar NU
- PP Ikatan Pelajar Putri NU
- PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah
- PP Ikatan Pelajar PERSIS
- Komunitas Patriot Pelajar Mahasiswa
“Kehadiran berbagai komunitas ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas elemen dalam mendukung transformasi pendidikan nasional,” ujar Anang.
Adapun sejumlah kebijakan yang dibahas dalam forum tersebut antara lain Program Indonesia Pintar (PIP), Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM), peningkatan kesejahteraan guru, Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.
Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Kemendikdasmen optimistis transformasi pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan dapat terwujud di seluruh Indonesia.

























