Kemendikdasmen Perkuat Diplomasi Pendidikan dengan UEA dan Kanada, Fokus Tingkatkan Mutu Guru

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia terus memperkuat diplomasi pendidikan global melalui kemitraan strategis dengan McGill University Kanada dan Uni Emirat Arab (UEA). Kolaborasi trilateral ini diarahkan untuk mempercepat peningkatan mutu guru, kepemimpinan sekolah, serta mendorong perubahan sosial berkelanjutan di Indonesia.

Kemitraan tersebut mendapat dukungan hibah transformatif dari UEA melalui Khalifa Bin Zayed Al Nahyan Foundation kepada McGill University. Hibah ini menjadi fondasi pembentukan UAE–Indonesia Future Leaders Program, sebuah inisiatif yang memobilisasi keahlian lintas disiplin untuk menjawab tantangan masa depan, mulai dari pendidikan guru, kesehatan, teknik, hingga keberlanjutan.

Kerja sama ini dibangun di atas Memorandum Saling Pengertian (MSP) antara Kemendikdasmen dan McGill University yang telah ditandatangani di Jakarta pada 1 Desember 2025. MSP tersebut menjadi kerangka payung kolaborasi yang mencakup pengembangan kepemimpinan pendidikan, pendidikan dan pengembangan profesional guru, inovasi kurikulum dan asesmen, riset, serta pertukaran pengetahuan internasional.

Baca Juga :  Berkompetensi Global, 1.500 Lulusan SMK Diberangkatkan Bekerja dan Magang di Luar Negeri

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru dan kepemimpinan sekolah merupakan investasi strategis jangka panjang bagi kemajuan pendidikan nasional.

“Guru dan pemimpin sekolah yang berkualitas adalah kunci utama perbaikan pendidikan yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, pengembangan profesional dilakukan secara terstruktur, berbasis bukti, dan responsif terhadap kebutuhan lokal,” ujar Mu’ti.

Dalam kemitraan ini, Kemendikdasmen dan Universitas Indonesia berperan sebagai mitra strategis utama. McGill University juga menjembatani terbentuknya jejaring kolaborasi antara Universitas Indonesia dan sejumlah perguruan tinggi di UEA, seperti United Arab Emirates University, University of Sharjah, Khalifa University, dan Zayed University.

Program ini dirancang sebagai inisiatif lima tahun yang fokus pada penguatan pendidikan guru dan kepemimpinan sekolah, salah satunya melalui program International Leadership in Education and Administrative Development (ILEAD) di Faculty of Education McGill University. Sasaran program meliputi widyaiswara, guru dalam jabatan, kepala sekolah, hingga administrator pendidikan.

Baca Juga :  Jambore Perangkat Desa, Pemkab Bandung: Meningkatkan Motivasi dan Mewujudkan Kebersamaan Antar Perangkat Desa

Selain sektor pendidikan, program ini juga mendukung peningkatan kapasitas nasional di bidang kesehatan dan keberlanjutan melalui skema fellowship, hibah riset, pendidikan lanjutan, serta program pengembangan kepemimpinan. McGill University turut membuka peluang bagi mahasiswa pascasarjana Indonesia untuk melaksanakan riset tesis di bawah supervisi profesor McGill.

Kemendikdasmen menegaskan bahwa MSP ini menjadi payung kerja sama, sementara implementasi teknis akan diatur lebih lanjut melalui perjanjian turunan antarunit terkait, mencakup target capaian, pembagian peran, jadwal pelaksanaan, serta pengaturan administratif dan keuangan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen, ASEAN, dan SEAMEO Luncurkan Roadmap PAUD 2026–2030 untuk SDM Unggul Asia Tenggara
BOSP 2026 Diperkuat, Kemendikdasmen Alokasikan Rp59 Triliun untuk Layanan dan Mutu Pendidikan
Mendukbangga Wihaji Kuliah Umum di UIN Bandung, Tekankan Peran Keluarga untuk SDM Unggul 2045
Wamen Fajar: Sertifikasi Kompetensi dan Bahasa Asing Kunci Lulusan SMK Tembus Pasar Global
TKA SMP di Bandung Berjalan Lancar, Wamendikdasmen Pastikan Sesuai Prosedur
Bio Farma Raih PROPER Emas ke-10 dan Green Leadership, Bukti Komitmen Lingkungan
Kemendikdasmen Dorong Transformasi SMK Swasta, Masa Studi 4 Tahun Disiapkan
BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 05:01 WIB

Kemendikdasmen, ASEAN, dan SEAMEO Luncurkan Roadmap PAUD 2026–2030 untuk SDM Unggul Asia Tenggara

Sabtu, 11 April 2026 - 04:59 WIB

BOSP 2026 Diperkuat, Kemendikdasmen Alokasikan Rp59 Triliun untuk Layanan dan Mutu Pendidikan

Kamis, 9 April 2026 - 23:26 WIB

Mendukbangga Wihaji Kuliah Umum di UIN Bandung, Tekankan Peran Keluarga untuk SDM Unggul 2045

Kamis, 9 April 2026 - 22:31 WIB

Wamen Fajar: Sertifikasi Kompetensi dan Bahasa Asing Kunci Lulusan SMK Tembus Pasar Global

Rabu, 8 April 2026 - 22:13 WIB

TKA SMP di Bandung Berjalan Lancar, Wamendikdasmen Pastikan Sesuai Prosedur

Berita Terbaru