Indonesia Teguhkan Peran Sentral dalam Kerja Sama Pendidikan di Asia Tenggara bersama SEAMEO

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmen Indonesia dalam memimpin transformasi pendidikan di kawasan Asia Tenggara melalui rangkaian kunjungan kerja Presiden Dewan Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO), yang juga Menteri Pendidikan Brunei Darussalam, Romaizah binti Muhammad Salleh, pada 2 – 5 Desember 2025. Kunjungan ini mencakup peninjauan tiga pusat regional SEAMEO yang beroperasi di Indonesia untuk memperkuat kolaborasi pendidikan di Asia Tenggara.

Direktur Guru dan tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal (PAUD PNF), Suparto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. “Kehadiran Yang Mulia menunjukkan komitmen bersama negara-negara Asia Tenggara dalam meningkatkan kualitas guru dan pembelajaran. Indonesia menegaskan dukungan kuat terhadap prioritas SEAMEO melalui kontribusi nyata dalam pengembangan sains, matematika dan inovasi pembelajaran,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Romaizah, turut memberikan apresiasi terhadap berbagai upaya Indonesia yang dipresentasikan oleh tiga pusat SEAMEO. “Program-program yang disampaikan sejalan dengan kerangka penelitian SEAMEO, yang memastikan seluruh pusat, dengan mandat masing-masing bergerak bersama untuk mencapai tujuan bersama SEAMEO,” ujarnya.

Baca Juga :  Membangun Ketahanan Keluarga Melalui Sosialisasi dan Apresiasi: Fondasi Jawa Barat yang Lebih Tangguh

Hal ini menjadi momen penting untuk meneguhkan arah kerja sama regional, mulai dari layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga inovasi pembelajaran sains, matematika, dan teknologi. Melalui SEAMEO Centre for Early Childhood Care Education and Parenting (SEAMEO CECCEP), SEAMEO QITEP in Science (SEAQIS), dan SEAMEO QITEP in Mathematics (SEAQIM), Indonesia memaparkan capaian setahun terakhir, termasuk berbagai terobosan yang berkontribusi untuk peningkatan kompetensi guru, penguatan literasi dan numerasi, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif.

SEAMEO CECCEP menampilkan transformasi signifikan pada layanan PAUD sepanjang Juli 2024 – Juni 2025, termasuk pengembangan aplikasi ANAKING sebagai platform pemantauan perkembangan anak yang telah diujicobakan di tiga lokasi Jawa Barat. CECCEP juga memperluas program berbasis riset melalui pelatihan kualitatif – kuantitatif, pengembangan model rasional, penyusunan modul, serta menggelar 11 pelatihan nasional dan regional yang melibatkan lebih dari seribu peserta. Kolaborasi CECCEP dengan pemerintah daerah, kementerian, universitas, serta penyusunan policy brief dan dukungan terhadap ASEAN-SEAMEO on Early Childhood Care and Education in Southeast Asia menunjukkan posisi Indonesia dalam memperkuat fondasi PAUD di Kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga :  Pemulihan Pascabencana Dipercepat, Infrastruktur dan Layanan Publik Mulai Pulih di Tiga Provinsi

Dukungan terhadap layanan PAUD juga diperkuat oleh Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat. Indonesia terus mengembangkan kebijakan 13 tahun wajib belajar mulai dari PAUD, perluasan layanan holistik – integratif, peningkatan kompetensi dan pelatihan pendidik, penguatan literasi, numerasi, sains dan teknologi, pengembangan kelas transisi PAUD-SD satu ruang khususnya di wilayah 3T, serta penguatan peran Bunda PAUD dalam advokasi masyarakat.

Selama kunjungan, Romaizah, meninjau kegiatan di SEAQIS, dan SEAQIM, termasuk pameran STEM Learning Expo “Young Explorers” dan kunjungan ke sekolah mitra. Agenda ini memberi gambaran komprehensif tentang implementasi STEM, integrasi teknologi digital, model pengajaran interdisipliner, serta insiatif perubahan iklim yang tengah dikembangkan di kedua pusat tersebut.

Kemendikdasmen menegaskan komitmen untuk terus memperkuat peran Indonesia sebagai pusat inovasi pendidikan di Asia tenggara melalui kontribusi aktif dalam jaringan kerja sama SEAMEO, serta memastikan seluruh program peningkatan kualitas guru dan pembelajaran berdampak bagi semua.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Malam Ini, Simak Jam Puncak dan Jadwal Lengkapnya di Indonesia
Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD
Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4
Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh
Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik
Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan
Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026
Pemdaprov Jawa Barat Siapkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 dan 19 DRU, Jalan Provinsi 91,68 Persen Mantap

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:37 WIB

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Malam Ini, Simak Jam Puncak dan Jadwal Lengkapnya di Indonesia

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:03 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD

Senin, 2 Maret 2026 - 17:02 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:56 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:38 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan

Berita Terbaru