Warga Bersyukur Akses Jalan Gang Cipedes Hegar Kembali Buka

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Gang Cipedes Hegar bersyukur atas dibuka kembali akses jalan yang biasa digunakan untuk mobilitas sehari-hari.

Sebelumnya, akses tersebut ditutup oleh Yayasan Trimulia sejak 22 September 2024 lalu.

Pembongkaran benteng jalan ini disaksikan langsung oleh masyarakat setempat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Yayasan Trimulia, dan Forkopimcam.

Warga Cipedes Hegar l RW 3, Hasan Jubaeri mengungkapkan rasa syukur atas dibuka kembali akses jalan tersebut.

“Kami warga Cipedes Hegar merasa bersyukur. Alhamdulillah akses jalan dibuka kembali,” katanya usai pembongkaran, di Gang Cipedes Hegar Kecamatan Cicendo, Jumat 4 Oktober 2024.

Baca Juga :  TEKNOLOGI TEPAT GUNA, Bey Machmudin: Diciptakan untuk Jadi Solusi Keseharian

Ia berharap akses ini menjadi lebih nyaman sebagai mobilitas masyarakat setempat yang keluar masuk ke rumah masing-masing hingga sebagai akses jalan menuju Jala Dr Djunjunan.

“Sepantasnya ini fasum (Fasilitas Umum) yang digunakan mobilitas bagi warga,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan pada Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kota Bandung, Mujahid Suhada mengapresiasi langkah yang dari Yayasan Trimulya.

Dengan dinamika yang ada, lanjutnya, pihak yayasan membongkar secara mandiri benteng yang ditutup dan difungsikan kembali fungsi jalan sabagai mobilitas kepentingan warga setempat.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Terapkan Ijazah Elektronik dan Cetak Mandiri untuk Sekolah Mulai Tahun 2025

“Kami dari Pemkot Bandung mengapresiasi Yayasan Trimulia yang membuka mandiri atau melakukan kembali fungsi jalan. Diberikan peringatan oleh kami, dan menyadari dan melakkan pembongkaran mandiri,” ujar Mujahid.

Ia berharap kejadian tersebut menjadi pengingat, pastinya dengan dinamika perlu dmusyawarahkan dan komunkasi ysn baik antar pihak.

“Sebaiknya dikominikasikan. Jangan dilakukan sendiri, harus dilakukan musyawarah,” tuturnya.

Pantauan selama kegiatan, lanjutnya suasana pembongkaran berjalan kondusif.

“Suasana selama kegiatan berjalan kondusif,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru