Hari Santri Nasional 22 Oktober: Meneladani Semangat Jihad Santri untuk Negeri

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setiap 22 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Santri Nasional, sebagai bentuk penghargaan terhadap peran besar para santri dan ulama dalam perjuangan merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Peringatan ini juga menjadi momentum untuk meneladani semangat jihad, keikhlasan, dan cinta tanah air yang telah ditunjukkan oleh para santri sejak masa perjuangan.

Asal-usul dan Sejarah Penetapan Hari Santri

Latar belakang penetapan Hari Santri bermula dari Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh pendiri Nahdlatul Ulama, KH. Hasyim Asy’ari, pada 22 Oktober 1945 di Surabaya. Dalam resolusi itu, para ulama menyerukan kewajiban bagi umat Islam untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman penjajahan Belanda yang hendak kembali melalui NICA.

Seruan tersebut menjadi pemicu semangat perlawanan rakyat, terutama dalam peristiwa Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Para santri, bersama kiai dan pejuang rakyat, tampil di garda terdepan mempertahankan kedaulatan bangsa. Resolusi Jihad inilah yang kemudian diakui sebagai salah satu momentum penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga :  Puspa Swara Wanoja Sunda Wilayah IV Digelar di Garut, 14 Tim Tampil Lestarikan Budaya Sunda

Lebih dari tujuh dekade kemudian, pemerintah akhirnya menetapkan Hari Santri Nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015, yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 15 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal, Jakarta. Penetapan tanggal 22 Oktober dipilih sebagai penghormatan atas lahirnya Resolusi Jihad tersebut.

Makna Hari Santri bagi Bangsa

Hari Santri bukan hanya peringatan sejarah, tetapi juga refleksi tentang kontribusi santri dalam membangun bangsa. Santri masa kini tidak hanya berkutat pada pendidikan agama, tetapi juga aktif di berbagai bidang — pendidikan, teknologi, ekonomi, hingga sosial kemasyarakatan.

Baca Juga :  DP3AKB Jawa Barat Tingkatkan Kompetensi Fasilitator, Gelar Capacity Building Forum Anak Daerah 2025

Peringatan Hari Santri 2025 mengusung tema “Jihad Santri Jayakan Negeri”, yang mengajak seluruh santri Indonesia untuk melanjutkan perjuangan dengan cara-cara modern: berjihad melalui ilmu, kerja keras, dan inovasi yang berpijak pada nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Santri untuk Indonesia Maju

Pesantren kini menjadi pusat pendidikan karakter yang melahirkan generasi tangguh, berwawasan luas, dan berjiwa kebangsaan. Nilai-nilai seperti keikhlasan, kemandirian, dan nasionalisme yang diwariskan para kiai terus dijaga dan diamalkan oleh santri di seluruh Nusantara.

Hari Santri menjadi milik semua — bukan hanya warga pesantren, tetapi seluruh rakyat Indonesia yang mengakui bahwa perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa tidak lepas dari kiprah kaum santri.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru