DP3AKB Jabar Gelar Sekolah Lansia Perempuan “Nyaah ka Indung” Batch 2, Dorong Lansia Tetap Aktif dan Produktif

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DP3AKB Provinsi Jawa Barat melalui Bidang Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kembali menghadirkan Pembelajaran Sekolah Lansia Perempuan Jawa Barat “Nyaah ka Indung” Batch ke-2, bertempat di Aula DP3AKB Jabar, Jumat (14/11/2025).

Sekolah Lansia merupakan program pembelajaran non-formal yang dirancang khusus untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia melalui penguatan kesehatan, psikologi, sosial, hingga keterampilan hidup. Program ini bertujuan agar lansia tetap aktif, percaya diri, berdaya, dan mampu mempertahankan produktivitas di usia lanjut. Dalam konteks Jawa Barat, Sekolah Lansia “Nyaah ka Indung” berfokus pada pemberdayaan *lansia perempuan* sebagai pilar keluarga dan masyarakat.

Baca Juga :  Kementerian Pekerjaan Umum Luncurkan Platform Digital Pantau Jalur Mudik Lebaran 2026 Secara Real Time

Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh peserta, kemudian dilanjutkan dengan laporan Kepala Sekolah Lansia, Dr. Nenny Kencanawati, M.Si, serta sambutan dari Ketua Komite Family and Women Specialist, Lion Sumi Kusumawati.

Dalam sambutannya, Kepala DP3AKB Jabar, dr. Siska Gerfianti, Sp.DLP., M.H.Kes, memberikan apresiasi atas antusiasme para peserta yang tetap aktif mengikuti program peningkatan kapasitas bagi lansia perempuan tersebut.

“Usia bukan penghalang untuk tetap tumbuh, berkarya, dan berkontribusi. Semangat para lansia adalah inspirasi bahwa produktivitas bisa terus dijaga sepanjang hayat,” tegasnya.

Sebagai bentuk kolaborasi dengan Lions Club Nucleus, peserta mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan lanjutan serta materi edukasi mengenai Pencegahan Penyakit Pembuluh Darah (Jantung & Stroke) dan Penyakit Metabolik (Diabetes) yang disampaikan oleh dr. Ayumi Syifa Sakura.
Sesi diskusi berlangsung hangat dan interaktif, membuat proses pembelajaran semakin hidup dan mudah dipahami.

Baca Juga :  Menkomdigi Meutya Hafid: LKBN ANTARA Pilar Ekosistem Komunikasi Informasi Nasional

Melalui kegiatan ini, DP3AKB Jabar berharap perempuan lansia di Jawa Barat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, sekaligus memiliki ruang pembelajaran yang mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka.

Program ini menjadi pengingat bahwa belajar, tumbuh, dan bahagia adalah hak semua usia.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru