Disentil Cak Imin, Ini Daftar 30 Wamen yang Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorotan tajam kembali diarahkan ke jajaran kabinet usai Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengkritik fenomena wakil menteri (wamen) yang merangkap jabatan sebagai komisaris di badan usaha milik negara (BUMN). Dengan gaya khasnya yang ceplas-ceplos, Cak Imin melontarkan sindiran saat menghadiri acara pengukuhan Ikatan Alumni Pengurus Besar PMII di Jakarta, 14 Juli 2025.

“Jadi, wakil menteri yang saya hormati, Aminuddin Ma’ruf, Faisol Riza, sahabat Juri. Ini wamen‑wamen yang membuat saya agak terpuruk,” ujar Cak Imin.

Ia melanjutkan dengan nada bercanda namun sarat kritik, “Karena bagi saya, dompet ada isi atau enggak ada isi, yang penting ada kartu kredit, kan gitu. Nah, gara‑gara wamen‑wamen pada jadi komisaris, kita ngiler juga kan.”

Dalam kesempatan yang sama, ia kembali menyinggung bagaimana jabatan komisaris itu menjadi simbol kemapanan tersendiri. “Jadi, mikir, ini kira‑kira bisa seperti mereka enggak nasib ini (…) Wamen‑wamen ini luar biasa,” tambahnya.

Sindiran Cak Imin mencuat di tengah polemik rangkap jabatan yang belakangan menjadi perhatian publik. Apalagi, Mahkamah Konstitusi telah menegaskan bahwa rangkap jabatan wakil menteri sebagai komisaris BUMN bertentangan dengan semangat Undang-Undang No. 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara. Dalam Putusan Nomor 21/PUU-XXIII/2025, MK menyatakan bahwa larangan rangkap jabatan yang berlaku bagi menteri juga berlaku bagi wakil menteri, mengingat kesetaraan fungsi dan kedudukan strategisnya.

Baca Juga :  Jabar Tuan Rumah Piala Presiden Dibuka Presiden Joko Widodo di Stadion si Jalak Harupat

Namun hingga saat ini, tidak ada langkah konkret dari pemerintah untuk mengevaluasi atau mencabut rangkap jabatan tersebut. Padahal, berdasarkan penelusuran dari sejumlah media nasional, berikut adalah daftar lengkap 30 wakil menteri yang diketahui merangkap jabatan sebagai komisaris di BUMN atau anak usahanya:

  1. Sudaryono – Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia
  2. Immanuel Ebenezer Gerungan – Komisaris PT Pupuk Indonesia
  3. Giring Ganesha – Komisaris PT GMF AeroAsia
  4. Angga Raka Prabowo – Komisaris Utama PT Telkom Indonesia
  5. Ossy Dermawan – Komisaris PT Telkom Indonesia
  6. Silmy Karim – Komisaris PT Telkom Indonesia
  7. Fahri Hamzah – Komisaris PT Bank Tabungan Negara
  8. Suahasil Nazara – Komisaris PT PLN
  9. Aminuddin Ma’ruf – Komisaris PT PLN
  10. Kartika Wirjoatmodjo – Komisaris Utama PT Bank Rakyat Indonesia
  11. Helvy Yuni Moraza – Komisaris PT Bank Rakyat Indonesia
  12. Diana Kusumastuti – Komisaris Utama PT Brantas Abipraya
  13. Yuliot Tanjung – Komisaris PT Bank Mandiri
  14. Didit Herdiawan Ashaf – Komisaris Utama PT Perikanan Indonesia
  15. Suntana – Komisaris Utama Pelindo
  16. Dante Saksono – Komisaris PT Pertamina Bina Medika
  17. Donny Ermawan Taufanto – Komisaris Utama PT Dahana
  18. Christina Aryani – Komisaris PT Semen Indonesia
  19. Diaz Hendropriyono – Komisaris Utama Telkomsel
  20. Ahmad Riza Patria – Komisaris Telkomsel
  21. Dyah Roro Esti Widya Putri – Komisaris Utama PT Sarinah
  22. Todotua Pasaribu – Wakil Komisaris Utama PT Pertamina
  23. Ratu Isyana Bagoes Oka – Komisaris PT Dayamitra Telekomunikasi
  24. Juri Ardiantoro – Komisaris Utama PT Jasa Marga
  25. Nezar Patria – Komisaris Utama PT Indosat
  26. Veronica Tan – Komisaris PT Citilink
  27. Taufik Hidayat – Komisaris PT PLN Energi Primer Indonesia
  28. Arif Havas Oegroseno – Komisaris PT Pertamina International Shipping
  29. Stella Christie – Komisaris PT Pertamina Hulu Energi
  30. Ferry Juliantono – Komisaris PT Pertamina Patra Niaga
Baca Juga :  AKD DPR RI Ditetapkan Sebelum Kabinet Baru Pemerintah Terbentuk

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai efektivitas pengawasan pemerintah terhadap praktik tata kelola jabatan publik. Meski disampaikan dalam nuansa santai, sindiran Cak Imin dinilai mewakili keresahan banyak pihak atas praktik yang dianggap tidak etis dan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4
Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh
Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik
Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan
Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026
Pemdaprov Jawa Barat Siapkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 dan 19 DRU, Jalan Provinsi 91,68 Persen Mantap
Nasyirul Falah Amru Dorong Kejaksaan Agung Eksaminasi Kasus Hukuman Mati ABK Fandy dan Mahasiswa Unram
Viral Toyota Calya Lawan Arah di Gunung Sahari, Sopir Gunakan Pelat Palsu dan Jadi Tersangka

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 17:02 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:56 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:43 WIB

Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:38 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan

Jumat, 27 Februari 2026 - 06:59 WIB

Pemdaprov Jawa Barat Siapkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 dan 19 DRU, Jalan Provinsi 91,68 Persen Mantap

Berita Terbaru