Buku Pendidikan Jadi Indikator dalam Rapor Pendidikan untuk Dorong Mutu Belajar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 5 November 2025 – Dalam rangka memperkuat ekosistem pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan meningkatkan mutu pendidikan nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Perbukuan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) menyelenggarakan Webinar Buku Pendidikan pada Rapor Pendidikan untuk Pendidikan Bermutu.

Kepala Pusat Perbukuan, Supriyatno, dalam sambutannya menegaskan bahwa buku pendidikan memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendukung proses pembelajaran. “Buku pendidikan memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus menumbuhkembangkan budaya literasi. Dengan menjadikan buku sebagai indikator mutu, kami berharap setiap sekolah dapat terus meningkatkan kualitas bahan ajarnya sesuai amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan,” ujar Supriyatno, di Jakarta, Selasa (4/11).

Lebih lanjut, Ia menambahkan bahwa penyelenggaraan webinar ini memiliki tiga tujuan utama yang saling berkaitan. Pertama, menetapkan rumusan indikator penyediaan dan pemanfaatan buku pendidikan sebagai bagian dari standar mutu pendidikan nasional. Kedua, menentukan mekanisme pengumpulan data buku pendidikan melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) agar pendataan dapat terintegrasi dengan baik. Ketiga, memastikan bahwa keberadaan dan pemanfaatan buku pendidikan benar-benar berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di seluruh satuan pendidikan.

Baca Juga :  Pesawat Kelima C-130J-30 Super Hercules Pesanan Kemhan, Tiba di Jakarta

Sementara itu, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Toni Toharudin, menuturkan bahwa kualitas buku berpengaruh langsung terhadap mutu pendidikan nasional. “Rapor pendidikan hadir untuk memberikan gambaran yang sesungguhnya dan menyeluruh tentang capaian serta tantangan mutu pendidikan. Salah satu unsur pentingnya adalah kualitas sumber belajar, terutama buku pendidikan,” tutur Toni.

Ia menambahkan bahwa buku pendidikan, baik buku teks utama, buku nonteks, maupun buku pengayaan, memiliki peran penting dalam mendukung implementasi kurikulum serta pencapaian kompetensi peserta didik. Oleh karena itu, Kemendikdasmen berkomitmen memastikan bahwa buku yang digunakan di seluruh satuan pendidikan telah memenuhi standar mutu, relevan dengan kebutuhan peserta didik, dan inklusif bagi semua kalangan.

Baca Juga :  Terobosan Baru! Bappelitbangda KBB Gelar Pelatihan Pemetaan Geospasial, Siap Dongkrak Investasi dan Perencanaan Daerah!

Toni juga mengajak seluruh satuan pendidikan untuk memperbarui data ketersediaan buku melalui Dapodik sebagai bagian dari penguatan kebijakan berbasis data. “Mari kita wujudkan ekosistem pendidikan di mana setiap anak Indonesia, di mana pun mereka berada, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar melalui buku-buku yang berkualitas. Dengan begitu, pendidikan bermutu untuk semua dapat menjadi kenyataan,” tutup Toni.

Dengan diperkuatnya indikator buku pendidikan dalam rapor pendidikan, diharapkan pemantauan terhadap penyediaan dan pemanfaatan buku dapat dilakukan secara berkelanjutan di seluruh satuan pendidikan dan pemerintah daerah. Upaya ini bertujuan memastikan setiap peserta didik memperoleh akses yang setara terhadap sumber belajar berkualitas serta mendukung pelaksanaan kurikulum secara efektif di seluruh wilayah Indonesia.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD
Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4
Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh
Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik
Mentan Andi Amran Sulaiman Perkuat BRMP Provinsi, Kementan Terapkan Meritokrasi dan Awasi Alsintan
Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026
Pemdaprov Jawa Barat Siapkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 dan 19 DRU, Jalan Provinsi 91,68 Persen Mantap
Nasyirul Falah Amru Dorong Kejaksaan Agung Eksaminasi Kasus Hukuman Mati ABK Fandy dan Mahasiswa Unram

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:03 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Sinergi dengan Media, PIP 2026 Diperluas hingga PAUD

Senin, 2 Maret 2026 - 17:02 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Jamin Keberlanjutan Murid Berprestasi hingga S1/D4

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:56 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan AS–Israel, 20 Persen Jalur Minyak Dunia Lumpuh

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:43 WIB

Kementan Percepat Hilirisasi Sawit, Produksi CPO 2025 Capai 46,55 Juta Ton dan Ekspor Naik

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:03 WIB

Bank Indonesia Jabar Siapkan Rp16,7 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026

Berita Terbaru