Upaya percepatan pemulihan pascabencana di Aceh terus diperkuat melalui kerja kolaboratif antara BNPB dan PLN, didukung TNI serta Polri. Pada Sabtu (6/12), sebuah helikopter Sikorsky berlogo BNPB diterbangkan dari Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, membawa satu unit genset PLN berkapasitas 250 kWh menggunakan metode sling load. Genset tersebut diprioritaskan untuk memulihkan pasokan listrik di RSUD Takengon, Aceh Tengah.
Pemulihan layanan energi juga menunjukkan progres signifikan di Aceh Tamiang. PLN berhasil menyalakan kembali listrik di sejumlah infrastruktur vital yang sebelumnya lumpuh akibat banjir. RSUD Muda Sedia, pusat layanan kesehatan bagi para penyintas, kini kembali berfungsi setelah operasi genset berkapasitas 66.000 watt.
Di Tamiang Sport Center yang menjadi lokasi pengungsian, suplai listrik dari genset PLN telah menopang kebutuhan dasar para penyintas. Sementara itu, PDAM Aceh Tamiang mulai beroperasi bertahap setelah pemasangan genset berkapasitas 33.000 watt untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi warga terdampak.
Dukungan lintas sektor juga datang dari Polri yang membantu pengiriman genset berkapasitas 100.000 watt menggunakan kapal dari Banda Aceh menuju Aceh Tamiang. Genset ini sangat penting untuk memulihkan layanan publik dan perkantoran pemerintahan yang sempat berhenti selama sepekan akibat banjir.
Berkat koordinasi BNPB bersama TNI dan Polri, PLN juga berhasil mengalirkan listrik ke Kabupaten Langsa. Truk-truk pengangkut genset ditempatkan menembus jalur berlumpur agar masyarakat kembali mendapatkan akses listrik.
PLN Pastikan Ketersediaan BBM untuk Genset Aman
PLN menjamin pasokan BBM untuk seluruh genset yang beroperasi di wilayah terdampak berada dalam kondisi aman. Distribusi dilakukan melalui koordinasi dengan Pertamina melalui tiga jalur utama: Krueng Raya untuk Banda Aceh; Lhokseumawe untuk wilayah tengah hingga Kuala Simpang; serta Meulaboh dan Medan untuk Pantai Barat.
Sebagai langkah darurat, PLN menyalurkan tambahan 5 kiloliter bensin dan solar di Banda Aceh, 10 kiloliter di Lhokseumawe yang juga melayani Bireuen, serta mengajukan tambahan 20 kiloliter dari Kuala Simpang. Seluruh pasokan BBM telah dikonfirmasi ke Pertamina dan siap dikirimkan, memastikan seluruh genset tetap beroperasi tanpa hambatan.
Kolaborasi kuat antara BNPB dan PLN, didukung penuh TNI dan Polri, menjadi bukti komitmen bersama untuk mempercepat pemulihan dan memastikan layanan vital bagi masyarakat Aceh dapat segera kembali pulih.


























