BKKBN Jabar Tekankan Penguatan 7 Dimensi Lansia Tangguh untuk Dukung Bonus Demografi Berkualitas

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Dadi Roswandi, menegaskan pentingnya penguatan 7 Dimensi Lansia Tangguh sebagai strategi krusial dalam mewujudkan Bonus Demografi yang berkualitas. Menurutnya, keberadaan lansia yang sehat, aktif, dan mandiri, serta didukung oleh keluarga dan lingkungan yang peduli, menjadi elemen penting dalam membentuk keluarga berdaya dan generasi masa depan yang lebih baik.

Pesan tersebut disampaikan Dadi Roswandi di sela kegiatan Penguatan Lansia melalui Sidaya, edukasi gizi, dan layanan Program Bangga Kencana yang digelar di Desa Cicalung, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Senin (09/12/2025). Kegiatan ini diikuti ratusan warga, terutama kelompok lanjut usia (lansia), Keluarga Risiko Stunting (KRS), dan Pasangan Usia Subur (PUS) yang mendapatkan layanan kesehatan, konseling, hingga edukasi pencegahan stunting.

Baca Juga :  Kepala Daerah Memiliki Peran Penting Dalam Percepatan Penurunan Stunting

Ia menjelaskan bahwa pendekatan terhadap lansia harus dilakukan secara komprehensif melalui tujuh dimensi yang meliputi kesehatan fisik, kesehatan mental, kemandirian ekonomi, partisipasi sosial, lingkungan yang ramah lansia, hubungan keluarga, serta akses informasi dan teknologi. Penguatan setiap dimensi diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup lansia dan memperpanjang produktivitas mereka.

Dadi juga menekankan bahwa keberhasilan penurunan stunting tidak dapat hanya mengandalkan program pemerintah. Keterlibatan aktif keluarga, masyarakat, dan komunitas menjadi faktor penting untuk menciptakan perubahan nyata di tingkat rumah tangga.

Baca Juga :  Siskeudes Link: Langkah Menuju Transaksi Non-Tunai di Desa-Desa Garut

“Penanganan stunting membutuhkan kolaborasi. Tidak bisa hanya pemerintah. Peran keluarga, terutama dalam memberikan pengasuhan, pola makan bergizi, serta perhatian pada tumbuh kembang anak, sangat menentukan,” ujarnya.

Kegiatan di Majalengka ini menjadi bukti komitmen BKKBN Jawa Barat dalam mendorong edukasi lintas kelompok, mulai dari lansia hingga keluarga muda, demi mewujudkan masyarakat yang sehat, tangguh, dan berdaya.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru