BKKBN Jabar dan Pemkot Tasikmalaya Pastikan Distribusi MBG Bebas Pungutan

- Jurnalis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menyikapi rumor adanya pungutan dalam pendistribusian Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk sasaran Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD (B3) di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat bersama Wali Kota Tasikmalaya dan Forkopimda turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, Senin (12/10/2025).

Dalam dialog dengan para kader, terungkap bahwa distribusi MBG B3 di Kelurahan Tanjung baru berjalan selama satu bulan. Skema penyaluran masih dalam tahap penyesuaian, di mana sebanyak 572 paket MBG dikirim oleh SPPG ke satu titik pengantaran di kantor kelurahan, kemudian didistribusikan ke 11 posyandu yang tersebar di 9 RW.

Dari hasil pertemuan, disepakati bahwa ke depan tidak akan ada lagi iuran sukarela atau kencleng terkait distribusi MBG. Wali Kota Tasikmalaya, Virman Alfarizi, menegaskan pentingnya klarifikasi terhadap isu di media sosial.

Baca Juga :  Sekolah Pranikah Cegah Masalah Kronis Keluarga Jawa Barat

“Tidak semua rumor di medsos itu benar. Kita harus tabayun menyikapinya. Yang penting ke depan kita benahi bersama agar distribusi MBG berjalan lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, menegaskan bahwa pendistribusian MBG harus bebas dari pungutan dengan alasan apapun.

“Pendistribusian MBG harus bebas dari pungutan apapun motifnya, karena sudah ada biaya distribusi dari setiap SPPG untuk para kader. Yang lebih penting, manfaat MBG harus benar-benar dapat dirasakan dalam rangka menurunkan angka prevalensi stunting,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, layanan pengaduan (help desk) MBG B3 akan dibuka di setiap Balai Penyuluhan KB di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat. Pihak SPPG juga menyatakan komitmennya untuk memberikan insentif bagi kader sebagai biaya distribusi serta menambah titik pengantaran dari satu menjadi tiga titik. Evaluasi berkala akan digelar bersama Dinas PPKBP3A Kota Tasikmalaya, PKB, SPPG, TPK, kader, dan pihak terkait lainnya, dengan supervisi dari Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga :  Pemda Provinsi Jabar Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024

Langkah-langkah ini diharapkan memperkuat koordinasi serta memastikan pendistribusian MBG berjalan transparan dan tepat sasaran. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, angka prevalensi stunting di Kota Tasikmalaya masih berada di 19,6 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata Jawa Barat yang mencapai 15,9 persen.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Jambi “Potret Kelam Pendidikan Bangsa Ini”
Perjuangan Kader KB Menembus Medan Berat Demi Gizi Anak Desa Ciguha
Jadwal Resmi TKA SD–SMP 2026: April, Bukan Syarat Kelulusan
Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Dukung Tren Loud Budgeting, Generasi Muda Berani Berhemat demi Masa Depan
Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Pendidikan Bermutu Harus Libatkan Sekolah, Keluarga, Masyarakat, dan Media
Turunkan Stunting di Sukabumi, Kemendukbangga Lakukan Bedah Rumah dan Intervensi Gizi
Festival Tring! Pegadaian Cirebon Dorong Gaya Hidup Sehat dan Investasi Emas Digital
Ratusan Kader TPK Sukabumi Teguhkan Komitmen Dukung Program Makan Bergizi Gratis MBG 3B

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:44 WIB

Kasus Jambi “Potret Kelam Pendidikan Bangsa Ini”

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:33 WIB

Perjuangan Kader KB Menembus Medan Berat Demi Gizi Anak Desa Ciguha

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:05 WIB

Jadwal Resmi TKA SD–SMP 2026: April, Bukan Syarat Kelulusan

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:18 WIB

Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Dukung Tren Loud Budgeting, Generasi Muda Berani Berhemat demi Masa Depan

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:53 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Pendidikan Bermutu Harus Libatkan Sekolah, Keluarga, Masyarakat, dan Media

Berita Terbaru

NEWS

Kasus Jambi “Potret Kelam Pendidikan Bangsa Ini”

Jumat, 16 Jan 2026 - 17:44 WIB