BKKBN DAN ‘AISYIYAH JAWA BARAT SIAP PERKUAT KOLABORASI KEMBANGKAN SATYAGATRA

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 3 Oktober 2024 - 05:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat berkomitmen melanjutkan kolaborasi dengan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Barat terkait pengembangan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Satyagatra) di Provinsi Jawa Barat. Pembicaraan tersebut menjadi topik utama pada pertemuan silaturahmi kedua belah pihak yang dilaksanakan di Kantor PW ‘Aisyiyah Jawa Barat, (02/10/2024).

Plh. Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Elma Triyulianti D yang didampingi Ketua Tim Ketahanan Keluarga, A. Syamsul Hadi beserta jajaran, menyampaikan beberapa maksud dan tujuan silatubeberapaali ini. Diantaranya terkait pengembangan lebih lanjut dari Satyagatra, yang mana saat ini di Balai Penyuluhan KB dan juga Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi sudah dibentuk dan berjalan namun belum memiliki jejaring rujukan di atasnya. Diharapkan dari pertemuan ini, ‘Aisyiyah yang sejak 2012 sudah menggagas Pusat Pelayanan Keluarga Sakinah (PPKS) Kencana Pasundan sebagai cikal bakal PPKS yang dikembangkan oleh BKKBN, serta membentuk PPKS di 27 Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah di Kabupaten Kota, bersedia menjadi jejaring rujukan dari Satyagatra di BKKBN.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Gandeng Organisasi Masyarakat dalam Upaya Penguatan Pendidikan Karakter*

Walaupun Satyagatra yang ada di Balai Penyuluhan KB sudah menyediakan layanan publik sebagaimana yang diatur dalam Perka BKKBN No. 15 Tahun 2023 Tentang Penyelenggaraan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera, tetapi terbatas dari aspek sumberdaya. Jadi membutuhkan rujukan ke Satyagatra yang ada di tingkat kabupaten yang telah dibentuk oleh ‘Aisyiyah. Selain juga di ‘Aisyiyah didukung dengan ketersediaan sumber daya yang lebih memadai, seperti tenaga kesehatan, klinik dan psikolog. Sehingga diharapkan bisa memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

“Sejatinya, sejak 2012 kiprah PPKS ‘Aisyiyah di Jawa Barat selalu menjadi kebanggaan dan merupakan salah satu best practices di tingkat nasional. Karena PPKS ‘Aisyiyah tidak dibentuk oleh BKKBN, melainkan bersumber daya organisasi masyarakat sipil,” ungkap Elma.

Baca Juga :  Kepala DP3AKB Jabar: Keluarga Kuat Jadi Kunci Wujudkan Jawa Barat Istimewa

Kemudian BKKBN mengajak ‘Aisyiyah untuk berkolaborasi dalam menyosialisasikan kembali Satyagatra ini melalui berbagai media. Mulai dari talkshow on air di radio, sampai dengan menggencarkan sosialisasi melalui media sosial. ‘Aisyiyah bisa menjadi salah satu narasumber untuk mempromosikan layanan satyagatra.

Hal ini disambut baik oleh jajaran PW ‘Aisyiyah. Karena melalui program PPKS ini, salah satu Program di ‘Aisyiyah yaitu Keluarga Sakinah dan Qoryah Toyyibah bisa teraplikasikan dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh jamaah dan masyarakat.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan Perka No. 15, Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera yang selanjutnya disebut Satyagatra adalah wadah kegiatan terpadu yang mudah diakses oleh masyarakat, dengan kegiatan dan/atau rangkaian kegiatan pelayanan keluarga sesuai siklus hidup yang dilaksanakan dalam bentuk komunikasi, informasi dan edukasi, konsultasi dan konseling, pendampingan serta rujukan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FWK Kritik KPK soal Nusron Wahid dan Minta Pemerintah Tidak Antikritik
Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun
Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:43 WIB

FWK Kritik KPK soal Nusron Wahid dan Minta Pemerintah Tidak Antikritik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Berita Terbaru