Kemendikdasmen Gandeng Organisasi Masyarakat dalam Upaya Penguatan Pendidikan Karakter*

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Upaya pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan oleh Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Pembelajaran dan Sekolah Unggul, Arif Jamali, saat membuka acara yang diinisiasi oleh Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) bertajuk Temu Komunitas Nasional untuk Penguatan Pendidikan Karakter, Kamis (21/8).

“Pendidikan karakter yang dapat diajarkan kepada anak-anak kita ataupun generasi muda saat ini, tentunya adalah pendidikan karakter yang kontekstual dan akrab dengan perkembangan teknologi saat ini,” ungkap Arif Jamali di hadapan 47 peserta perwakilan organisasi keagamaan, lembaga pendidikan, komunitas masyarakat sipil, mitra pembangunan, dan media.

Arif Jamali turut menambahkan bahwa Kemendikdasmen telah menggulirkan program Gerakan 7 (tujuh) Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai salah satu upaya penguatan pendidikan karakter. “Gerakan bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, makan sehat, dan bergizi, bermasyarakat, dan tidur cepat kiranya tidak hanya sebuah slogan, tetapi sebuah ajakan nyata untuk membiasakan pola hidup positif yang kelak akan membentuk generasi tangguh, unggul, dan berkeadaban,” urai Arif.

Baca Juga :  Mentan Amran Dampingi Jokowi Cek Pompanisasi di Jawa Tengah, Pastikan Kondisi Produksi Nasional Aman

Pada kesempatan yang sama, Kepala Puspeka, Rusprita Putri Utami, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat sipil, lembaga keagamaan, dan komunitas pendidikan, yang hadir dalam pertemuan ini.

“Kami meyakini bahwa penguatan karakter tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak secara berkelanjutan. Oleh sebab itu, Puspeka terus berupaya memperkuat karakter melalui berbagai program yang melibatkan catur pusat pendidikan, yaitu satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, dan media,” tutur Rusprita.

Perwakilan peserta juga menegaskan komitmen kolaboratif tersebut. “Saya merasa mendapat kehormatan dilibatkan dalam pertemuan ini. Materi yang kami dapatkan mampu memperkuat kami selaku komunitas pendidikan untuk mengetahui bagaimana arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat karakter murid,” ungkap Lia Yulindaria, yang merupakan pengurus Divisi Penjaminan Mutu LP Ma’arif NU PWNU Jawa Barat.

Baca Juga :  Persib Bandung Siap Tempur di Liga Super Indonesia 2025-2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Sebagai informasi, peserta Temu Komunitas Nasional untuk Penguatan Pendidikan Karakter akan mendapatkan materi mengenai 1) Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat; 2) Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Menggembirakan; serta 3) Satuan Pendidikan yang Inklusif dan Berkebinekaan.

Selain itu, peserta juga akan berdiskusi mengenai potensi kolaborasi lintas organisasi dan komunitas di bidang penguatan karakter, sehingga hasil pertemuan ini tidak hanya berhenti pada pemahaman materi, tetapi juga membuka ruang sinergi nyata dalam implementasi penguatan karakter bagi seluruh murid di Indonesia.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun
Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional
Pelindungan Ketenagakerjaan, Pekerja Dapat Perlindungan Lebih Komprehensif

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan

Berita Terbaru