Bio Farma Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Public Speaking dan Kolaborasi Bisnis

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia. Bandung  – Bio Farma kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bertempat di Bandung, perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang farmasi dan bioteknologi ini menggelar pelatihan bertajuk “Level Up UMKM: Grow, Public Speaking, Collaborate!” yang diikuti oleh 70 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada 14 Mei 2025.

Program ini menggandeng Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) se-Bandung Raya serta melibatkan UMK binaan Bio Farma dan Kimia Farma. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas usaha, kemampuan komunikasi, serta memperluas jejaring kolaborasi antar pelaku usaha lokal.

VP TJSL, HSE, Aset, dan Umum Bio Farma, Tjut Vina, dalam sambutannya menjelaskan bahwa keberhasilan UMKM tidak hanya ditentukan oleh modal dan kualitas produk, tetapi juga kemampuan menyampaikan nilai produk secara meyakinkan kepada pasar.

Baca Juga :  Berbagi di Bulan Ramadan : Bio Farma Salurkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat

“Di era digital, kemampuan public speaking menjadi aset penting. Tidak cukup hanya memproduksi barang berkualitas, pelaku usaha juga harus mampu menjelaskan dan meyakinkan konsumen. Pelatihan ini kami selenggarakan agar mitra UMKM kami mampu naik kelas, bersaing, dan terus berkembang,” ujar Tjut Vina.

Pelatihan disusun secara interaktif dengan pendekatan seminar, diskusi, dan roleplay, menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang komunikasi bisnis dan pengembangan mindset kolaboratif. Peserta dibekali keterampilan membangun narasi usaha, menyampaikan presentasi produk secara efektif, serta menjalin sinergi antar UMKM.

Salah satu peserta, Fitria Ulfa, pemilik usaha “Merjan by Fitri” yang memproduksi tas dan aksesori, mengungkapkan apresiasinya:

“Pelatihan ini membuka wawasan baru, terutama dalam menyampaikan produk lewat media sosial dan menghadapi konsumen. Sangat bermanfaat bagi kami pelaku UMKM untuk tumbuh dan adaptif di era persaingan digital.”

Baca Juga :  Program Pertukaran Guru IKTE 2025, Komitmen Kemendikdasmen Tingkatkan Kompetensi Global Guru

Program ini merupakan bagian dari strategi Bio Farma dalam mendorong kemandirian ekonomi lokal dan menciptakan dampak sosial berkelanjutan yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs). Tak hanya menyasar peningkatan daya saing UMKM, inisiatif ini juga sejalan dengan visi pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin keempat: “Memperkuat ekonomi rakyat, koperasi, dan UMKM serta menciptakan 19 juta lapangan kerja baru.”

Dengan memperkuat kapasitas UMKM di Bandung Raya, Bio Farma turut mendukung akselerasi transformasi ekonomi berbasis kerakyatan, peningkatan produktivitas sektor informal, dan ekspansi pasar UMKM ke tingkat nasional bahkan global.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru