Direktur Mie Gacoan Bali Jadi Tersangka Dugaan Pelanggaran Hak Cipta

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 20 Juli 2025 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia Kepolisian Daerah (Polda) Bali menetapkan Direktur PT Mitra Bali Sukses, I Gusti Ayu Sasih Ira, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran hak cipta. Perusahaan ini diketahui merupakan pihak pengelola sejumlah gerai Mie Gacoan di wilayah Bali.

Penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan bukti kuat bahwa gerai Mie Gacoan di Bali menggunakan lagu atau musik komersial tanpa izin resmi dari pemilik hak cipta. Dugaan pelanggaran itu dilaporkan oleh Sentra Lisensi Musik Indonesia (SELMI) pada 26 Agustus 2024.

Perwakilan SELMI, Vanny Irawan, menyebutkan bahwa pihaknya telah mengingatkan manajemen terkait kewajiban membayar royalti, namun tidak diindahkan. Musik yang digunakan di area publik, terutama untuk kepentingan komersial seperti restoran dan kafe, wajib memiliki izin lisensi sesuai Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Baca Juga :  Bekasi dan Bogor Gelar Klasifikasi IMP Mandiri, Perkuat Kelembagaan dan Aktivitas Lapangan

Tarif royalti yang dikenakan dihitung berdasarkan jumlah kursi, tarif tetap tahunan, dan jumlah gerai. Pihak pelapor menyebutkan potensi kerugian negara dan pemegang hak cipta bisa mencapai miliaran rupiah, karena penggunaan lagu dilakukan dalam jangka waktu panjang tanpa izin.

“Perhitungan kasarnya adalah jumlah kursi dikali Rp120.000 per tahun, dikali jumlah outlet. Kalau satu gerai ada 50 kursi, dalam setahun nilainya bisa belasan juta,” ujar Vanny Irawan.

Setelah dilakukan penyelidikan selama beberapa bulan, kasus ini dinaikkan ke tahap penyidikan sejak Januari 2025. Pada 20 Juli 2025, I Gusti Ayu Sasih Ira resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga :  IPHI Jabar Dukung Pansus Haji Dan Berikan Kritik Keras Pelaksanaan Haji 2024

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Mie Gacoan Bali maupun kuasa hukum tersangka. SELMI dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Senin, 21 Juli 2025, di Jakarta, untuk menjelaskan perkembangan kasus dan langkah hukum berikutnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena Mie Gacoan merupakan jaringan restoran yang populer di kalangan anak muda dan memiliki ratusan gerai di berbagai daerah. Penetapan tersangka terhadap pihak pengelola regional ini dinilai dapat menjadi peringatan keras bagi pelaku usaha agar lebih taat terhadap regulasi hak cipta.

Polda Bali memastikan bahwa proses hukum akan terus berlanjut dan tidak menutup kemungkinan tersangka lain bisa menyusul, tergantung hasil penyidikan lanjutan.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya
Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau
Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:37 WIB

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 15:16 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya

Sabtu, 5 September 2026 - 09:48 WIB

Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 14:08 WIB

Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi

Jumat, 4 September 2026 - 05:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M

Berita Terbaru