Bangun Ekosistem Kesehatan Berdaulat, Bio Farma dan RS Hermina Dorong Transformasi Layanan Medis Dalam Negeri

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 10 Juli 2025 – PT Bio Farma (Persero), Holding BUMN Farmasi yang menjadi motor utama transformasi sektor kesehatan nasional, menandatangai nota kesepahaman strategis dengan PT Medika Loka Manajemen (MLM) sebagai mitra eksklusif RS Hermina Group. Kolaborasi ini dirancang untuk memperkuat ekosistem layanan kesehatan terintegrasi dari hulu hingga hilir, sekaligus mendukung visi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto pada bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Nota Kesepahaman ini ditandatangani oleh Direktur Sales Bio Farma, dr. Kamelia Faisal, dan Direktur Utama PT Medika Loka Manajemen, Yulisar Khiat. Kerja sama akan dilanjutkan melalui perjanjian teknis yang mencakup pengelolaan layanan kesehatan pada jaringan RS Hermina yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Dengan skema kemitraan ini, Bio Farma memadukan kekuatan manufaktur, distribusi, dan layanan secara terintegrasi. Mulai dari penyediaan vaksin, produk farmasi dan life sciences, hingga produk radiofarmaka FloDeg (Fludeoxyglucose-18F) untuk kedokteran nuklir dan teranostik molekuler.

Baca Juga :  Amanda Soemedi Minta Kader PKK Edukasi Sampah ke Masyarakat

Direktur Sales Bio Farma, dr. Kamelia Faisal, menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari upaya Bio Farma Group untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional melalui penyediaan produk dan layanan yang saling terhubung, mulai dari manufaktur hingga titik pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Sinergi dengan RS Hermina Group memperkuat posisi Bio Farma dalam membangun ekosistem layanan kesehatan nasional yang terintegrasi. Tidak hanya menyediakan produk, kami juga hadir melalui layanan preventif seperti imunisasi lewat Imunicare, serta pengelolaan klinik, laboratorium, dan apotek di lebih dari 50 jaringan RS Hermina di seluruh Indonesia,” ujar dr. Kamelia.

Melalui kolaborasi ini, Bio Farma memastikan bahwa kualitas layanan kesehatan dapat diakses secara lebih luas dan merata, dengan pendekatan efisiensi dan keberlanjutan yang menyeluruh. Ini sejalan dengan mandat Bio Farma sebagai BUMN strategis yang mendukung visi Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui sistem kesehatan yang mandiri dan berdaya saing.

Baca Juga :  Duta GenRe Jawa Barat Siap Berlaga di Ajang ADUJAK Nasional 2025, Kaper BKKBN Jabar Beri Pesan Inspiratif

Direktur Utama PT Medika Loka Manajemen, Yulisar Khiat, menambahkan bahwa peningkatan kualitas layanan dalam negeri sangat penting untuk menekan tren berobat ke luar negeri yang menyebabkan devisa keluar hingga 178 triliun rupiah per tahun.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan mutu, kecepatan, dan keterjangkauan layanan kesehatan nasional. Bersama Bio Farma, kami yakin dapat menghadirkan layanan setara standar internasional tanpa masyarakat harus mencari pengobatan ke luar negeri,” ujar Yulisar.

Dengan kemitraan ini, Bio Farma tidak hanya memperkuat posisi sebagai penyedia produk life sciences dan farmasi, tetapi juga sebagai enabler sistem kesehatan nasional yang berbasis inovasi, sinergi, dan nilai tambah bagi masyarakat luas.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional
Kemendikdasmen Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Inklusif hingga 25 April 2026, Ribuan Guru Berpeluang Ikut
Kemendikdasmen, ASEAN, dan SEAMEO Luncurkan Roadmap PAUD 2026–2030 untuk SDM Unggul Asia Tenggara
BOSP 2026 Diperkuat, Kemendikdasmen Alokasikan Rp59 Triliun untuk Layanan dan Mutu Pendidikan
Mendukbangga Wihaji Kuliah Umum di UIN Bandung, Tekankan Peran Keluarga untuk SDM Unggul 2045

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Selasa, 14 April 2026 - 22:05 WIB

Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor

Selasa, 14 April 2026 - 21:19 WIB

Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur

Selasa, 14 April 2026 - 18:04 WIB

Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 09:01 WIB

Kemendikdasmen Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Inklusif hingga 25 April 2026, Ribuan Guru Berpeluang Ikut

Berita Terbaru