Dari Hukum ke Pertahanan, Ahmad Sahroni Dipindahkan ke Komisi I DPR Usai Kontroversi

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klopakindonesia.com – Politikus Partai NasDem, Ahmad Sahroni, resmi dimutasi dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Posisi tersebut kini digantikan oleh Rusdi Masse Mappasessu, sementara Sahroni dipindahkan menjadi anggota Komisi I DPR RI. Pergantian itu tertuang dalam surat Fraksi NasDem bernomor F.NasDem/768/DPR-RI/VIII/2025 yang berlaku sejak 29 Agustus 2025.

Mutasi ini terjadi tak lama setelah Sahroni menjadi sorotan publik akibat pernyataannya di Polda Sumut pada 22 Agustus lalu. Kala itu, ia menyebut pihak-pihak yang mengkritik atau mengusulkan pembubaran DPR sebagai “mental orang tertolol sedunia”. Ucapannya memicu kecaman luas dari masyarakat sipil hingga akademisi.

Baca Juga :  Pemkot Bandung Kirim Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Bencana di Bandung Barat

Kendati demikian, Fraksi NasDem menegaskan bahwa perpindahan Sahroni bukan bentuk pencopotan jabatan karena kontroversi ucapannya. Ketua Fraksi NasDem Viktor Laiskodat menyatakan, mutasi adalah bagian dari rotasi rutin serta penyegaran internal agar penempatan kader lebih sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan fraksi.

“Fraksi menempatkan setiap kader sesuai potensi terbaiknya untuk rakyat, semangatnya adalah restorasi,” ujar Viktor dalam keterangan resminya.

Baca Juga :  PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA UNTUK PILKADA SERENTAK TAHUN 2024

Dengan mutasi ini, Sahroni yang sebelumnya membidangi urusan hukum, HAM, dan keamanan di Komisi III, kini akan berfokus pada isu pertahanan, hubungan luar negeri, komunikasi, informatika, hingga intelijen bersama Komisi I DPR RI.

Sementara itu, Rusdi Masse Mappasessu yang menggantikan posisi Sahroni di Komisi III sebelumnya bertugas di Komisi IV DPR RI. Kehadiran Rusdi diharapkan memperkuat kinerja komisi yang membidangi persoalan hukum tersebut.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru