Peringatan Dini BMKG 27–28 Agustus 2025: Jawa Barat dan Jawa Timur Waspada Hujan Sangat Lebat

- Jurnalis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku pada Rabu hingga Kamis, 27–28 Agustus 2025. Dua provinsi di Pulau Jawa, yakni Jawa Barat dan Jawa Timur, diprediksi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.

Dalam rilis resminya, BMKG menempatkan Jawa Barat dan Jawa Timur pada level siaga, mengingat intensitas hujan yang berpotensi tinggi disertai angin kencang. Sementara itu, wilayah lain di Pulau Jawa dan sejumlah provinsi di luar Jawa juga berada pada kategori waspada dengan kemungkinan terjadi hujan sedang hingga lebat.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Pengesahan RUU Pilkada Ditunda

BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi banjir, tanah longsor, genangan air, pohon tumbang, hingga terganggunya aktivitas transportasi darat maupun udara. Kondisi cuaca ekstrem ini dinilai bisa menimbulkan risiko besar, terutama di daerah rawan bencana dan kawasan padat penduduk.

Di Jawa Barat, wilayah perkotaan seperti Bandung, Bogor, dan sekitarnya menjadi area yang perlu diantisipasi akibat tingginya curah hujan. Sementara di Jawa Timur, kawasan seperti Malang, Kediri, hingga Surabaya juga diperkirakan terdampak hujan deras disertai angin kencang.

Baca Juga :  Gerak Cepat, Bupati Dadang Supriatna Turun Langsung Temui Korban Gempa Kertasari

BMKG mengimbau masyarakat untuk:

  • Rutin memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.
  • Menghindari aktivitas luar ruangan saat hujan deras dan petir.
  • Memastikan saluran air tidak tersumbat untuk mencegah banjir lokal.
  • Menunda perjalanan menuju daerah rawan longsor jika tidak mendesak.

Dengan adanya peringatan dini ini, diharapkan pemerintah daerah dan masyarakat dapat mengambil langkah antisipatif sehingga dampak bencana dapat diminimalkan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKP Kawal Pemulangan Awak KM El Malika, Hilang Kontak 13 Hari dan Ditemukan Selamat di Palau
Benih Kerapu dan Bandeng Bali Makin Diminati, Ekspor Capai Rp6,41 Miliar hingga Agustus 2026
Sidak Sawah Karawang, Mentan Amran Targetkan Tanam 3 Kali Setahun
Mentan Amran Ubah Kebijakan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan
DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat
Janji Mentan Amran ke Petani Karawang Direalisasikan dalam Hitungan Jam
KPK Periksa Pejabat Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi
21 Wilayah Jawa Barat Berpotensi Kekeringan 1-10 September 2026, 18 Daerah Status Awas

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:30 WIB

KKP Kawal Pemulangan Awak KM El Malika, Hilang Kontak 13 Hari dan Ditemukan Selamat di Palau

Selasa, 1 September 2026 - 16:25 WIB

Benih Kerapu dan Bandeng Bali Makin Diminati, Ekspor Capai Rp6,41 Miliar hingga Agustus 2026

Selasa, 1 September 2026 - 15:21 WIB

Sidak Sawah Karawang, Mentan Amran Targetkan Tanam 3 Kali Setahun

Selasa, 1 September 2026 - 15:16 WIB

Mentan Amran Ubah Kebijakan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan

Selasa, 1 September 2026 - 14:24 WIB

DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat

Berita Terbaru