Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jabar dan BPS Jabar Berkolaborasi Menuju Satu Data Berkualitas

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 14 Maret 2025 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan silaturahmi ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat untuk menyelaraskan data kependudukan, Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala BPS Jawa Barat, Darwis Sitorus, (13/03/2025).

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, menjelaskan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah untuk menyukseskan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK). Dimana terdapat lima Pilar penting sebagai alat bantu dalam memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan di bidang kependudukan, yaitu Pilar Pengendalian Kuantitas Penduduk, Pilar Peningkatan Kualitas Penduduk, Pilar Pembangunan Keluarga, Pilar Penataan Persebaran dan Pengarahan Mobilitas Penduduk, dan Pilar Penataan data dan informasi kependudukan serta administrasi
kependudukan
Menjadi Acuan Dalam Pengembangan Rencana Kerja Maupun Rencana Strategis di Lima Bidang Pembangunan Kependudukan.

Baca Juga :  Firman Soebagyo Dorong Kementan Jadi Dirijen Penanggung Jawab Produksi Pangan

“Kami berharap kunjungan ini dapat mempererat sinergi antara BPS Kabupaten/Kota dengan OPD KB Kabupaten/Kota terkait road map GDPK,” ujar Dadi.

Sejak Januari 2025, Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Instruksi ini bertujuan untuk meningkatkan keterpaduan data guna mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan nasional yang lebih terukur dan berkelanjutan. Melalui penyelarasan data ini, kami berharap dapat menciptakan basis data yang lebih akurat dan terpercaya, sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan yang lebih efektif.

Baca Juga :  Kick-Off Pelayanan KB, Menjalankan Pencanangan Gerai Yansus, KB Perusahaan, dan Merayakan Hari Ibu ke-95 Secara Hybrid.

Kunjungan ini diharapkan dapat membawa dampak positif dalam penyelarasan data kependudukan di Jawa Barat, serta mendukung tercapainya target-target pembangunan yang telah ditetapkan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru