Minyak Kita atau Minyak Kamu?

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungguh hebat di negara antah berantah ini. Setelah diguncang hebat ketiadaan minyak goreng dipasaran, ada tapi mahal. Ada tapi langka. Setelah didemo habis habisan karena aneh tapi nyata di negara penghasil sawit terbesar di jagat ini. Tapi mendadak minyak goreng, dambaan ibu ibu rumah tangga hilang bin lenyap dipasaran.

Seakan habis gelap terbitlah terang. Akhirnya datanglah Minyak Kita, minyak kita semua. Karena harganya yang cukup merakyat HET Rp15.700/liter tapi tetap dijual dipasaran Ada yang Rp16.000/liter dan Rp18.000/liter. Untungna hayang gede cenah. Hehe..

Baca Juga :  KEMENDUKBANGGA/BKKBN JABAR DAN PEMKOT TASIKMALAYA PASTIKAN DISTRIBUSI MBG SASARAN B3 TANPA PUNGUTAN

Tapi seakan teu sieun ku dosa ( koruptor dan pencoleng mana sieun ku dosa). Di negara tipu menipu sudah biasa, di negara koruptor ditewak KPK masih bisa ketawa. Minyak Kita yang seharusnya jadi minyak kita berubah jadi minyak kamu. Minyak milik para produsen nu garelo.

Minyak satu liter yang seharusnya terbungkus di kemasan di sulap jadi 760 ml sudah gitu tanpa label SNI. Terbuat dari apa minyak kita yang berubah minyak kamu itu. Bisa bisa terbuat dari jelantah yang disaring.

Baca Juga :  Menkes Budi Izinkan Praktik Dokter Umum Bagi PPDS Untuk Ringankan Beban Finansial

Penulis tidak berbicara untuk kalangan atas. Kalau orang yang mampu bisa beli minyak goreng yang harganya mahal. Banyak dan berlimpah di supermarket. Tinggal boga duit.

Minyak goreng yang memang sangat di butuhkan oleh saya, kita dan kamu. Seyogyanya harus ada jaminan dari pemerintah, karena memang minyak kita lahir dari rahim pemerintah. Produsen produsen yang nakal hukum berat dan cabut izinnya seumur hidup. Mudah mudah dengan ketegasan pemerintah minyak kita tidak berubah jadi minyak kamu ( Produsen )

Hari Sinastrio
( Pengamat Sosial)

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Jambi “Potret Kelam Pendidikan Bangsa Ini”
Perjuangan Kader KB Menembus Medan Berat Demi Gizi Anak Desa Ciguha
Jadwal Resmi TKA SD–SMP 2026: April, Bukan Syarat Kelulusan
Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Dukung Tren Loud Budgeting, Generasi Muda Berani Berhemat demi Masa Depan
Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Pendidikan Bermutu Harus Libatkan Sekolah, Keluarga, Masyarakat, dan Media
Turunkan Stunting di Sukabumi, Kemendukbangga Lakukan Bedah Rumah dan Intervensi Gizi
Festival Tring! Pegadaian Cirebon Dorong Gaya Hidup Sehat dan Investasi Emas Digital
Ratusan Kader TPK Sukabumi Teguhkan Komitmen Dukung Program Makan Bergizi Gratis MBG 3B

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:44 WIB

Kasus Jambi “Potret Kelam Pendidikan Bangsa Ini”

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:33 WIB

Perjuangan Kader KB Menembus Medan Berat Demi Gizi Anak Desa Ciguha

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:05 WIB

Jadwal Resmi TKA SD–SMP 2026: April, Bukan Syarat Kelulusan

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:18 WIB

Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Dukung Tren Loud Budgeting, Generasi Muda Berani Berhemat demi Masa Depan

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:53 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Pendidikan Bermutu Harus Libatkan Sekolah, Keluarga, Masyarakat, dan Media

Berita Terbaru

NEWS

Kasus Jambi “Potret Kelam Pendidikan Bangsa Ini”

Jumat, 16 Jan 2026 - 17:44 WIB