Menteri Kemendukbangga Sematkan Penghargaan Tingkat Nasional Kader Dan Kades Asal Jawa Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Kader BKB dari Ciamis dan Kades asal Purwakarta Raih Penghargaan Tingkat Nasional dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN dalam acara “Menuju Taman Asuh Anak (Tamasya) dan Gerakan Ayah Teladan (Gate).

Kader Bina Keluarga Balita (BKB) Karang Tanjung, Desa Buniseuri Cipaku, Kabupaten Ciamis, Apep Kurnia, menjadi satu-satunya kader pria pengasuhan balita yang diwisuda oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ Balita, Wihaji, Rabu (11/12/2024) di Auditorium Kemendukbangga/BKKBN, Halim Perdanakusumah, Jakarta.

Apep berhasil menyelesaikan Kelas Orang Tua Hebat sebanyak 11 seri dengan tema beragam tentang pengasuhan dan parenting pada balita yang diinisiasi Direktorat Bina Ketahanan Balita dan Anak Kemenduk Bangga/ BKKBN. Istimewanya, dia menjadi satu-satunya kader pria di antara seluruh provinsi di Indonesia yang diwisuda Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN, Wihaji.

Baca Juga :  SEKRETARIS MAHKAMAH AGUNG LANTIK 78 PRANATA PERADILAN

Pada kesempatan yang sama, Wihaji juga memberikan penghargaan untuk Desa Bebas Stunting (De Best) bagi Eman Sulaeman, Kepala Desa Ciracas, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, atas kinerja terbaiknya membawa Desa yang dipimpinnya berhasil menurunkan angka stunting secara siginfikan.

Dalam kegiatan “Menuju Taman Asuh Anak (Tamasya) dan Gerakan Ayah Teladan (Gate)”, Wihaji mengajak seluruh penerima penghargaan, hadirin, dan lintassektor Kemenduk Bangga untuk memastikan keluarga-keluarga Indonesia terlayani dengan baik. Keluarga Indonesia yang terdata berdasarkan Sistem Informasi Keluarga (SIGA), sebanyak 75.653.359 harus terus ditingkatkan ketentraman, kebahagiaan dan kemandiriannya.

Baca Juga :  Penjangkauan Korban Perempuan Kasus Penganiayaan oleh Opang di Cimekar, Kabupaten Bandung

Wihaji juga menitipkan kepada para Ayah di Indonesia untuk ikut serta dalam kegiatan pengasuhan anak dan hadir lebih banyak untuk anak dan keluarganya.

Kemendukbangga juga berkomitmen untuk memerhatikan seluruh sasaran keluarga di Indonesia, mulai dari Balita, Remaja, Pasangan Usia Subur dan Lansia, melalui berbagai program unggulannya, seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Anak (Tamasya) hingga Gerakan Ayah Teladan (Gate) demi Indonesia Emas 2045.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026
Ribuan SPPG Dihentikan Sementara, BGN Perketat Standar Program Makan Bergizi Gratis
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan
Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI
Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu
Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun hingga April 2026, Tumbuh 87,2 Persen
Bio Farma Perkuat Diplomasi Kesehatan dan Peluang Kerja Sama dengan Amerika Latin dan Karibia
Kemendikdasmen dan Dekranas Luncurkan PKW 2026, Target Cetak 8.730 Wirausaha Muda

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:19 WIB

Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:01 WIB

Ribuan SPPG Dihentikan Sementara, BGN Perketat Standar Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:20 WIB

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:35 WIB

Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:46 WIB

Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu

Berita Terbaru