Mendikdasmen Tinjau Ujicoba Makan Bergizi Gratis di Sekolah Yogyakarta

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 November 2024 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Sebagai rangkaian agenda kunjungan kerja di Yogyakarta, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, bersama jajaran pimpinan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), meninjau ujicoba makan bergizi gratis di SD Muhammadiyah 1 Wonopeti, Kulon Progo. Peninjauan ini bertujuan untuk melihat implementasi makan bergizi gratis untuk peserta didik.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada para mitra yang telah bekerja sama menyukseskan ujicoba makan bergizi gratis ini. Program ini adalah sangat penting guna meningkatkan gizi anak-anak Indonesia dalam masa pertumbuhan yang sekaligus akan membentuk generasi emas Indonesia 2045,” ungkap Mendikdasmen, Abdul Mu’ti di Yogyakarta, Rabu (13/11).

Menteri Mu’ti menambahkan, Kemendikdasmen berusaha memastikan makan bergizi gratis ini tidak hanya sekedar meningkatkan gizi, namun juga menjadi bagian membangun karakter peserta didik. Pola penyajian makanan yang tersaji dapat membangun karakter peserta didik dengan memulai dan mengakhiri makan dengan do’a, sedangkan pola penyajian prasmanan dapat membuat peserta didik untuk belajar antre, mengambil makan secukupnya, dan mengucapkan terima kasih.

“Dengan gizi yang sehat akan membentuk anak-anak yang kuat dan berdampak pada prestasi di sekolah,” ungkapnya

Lebih lanjut, Menteri Mu’ti mengungkapkan bahwa Kemendikdasmen juga berupaya memberikan rekomendasi pola penyajian Makan Bergizi Gratis kepada Badan Gizi Nasional. Ia berharap, implementasi Makan Bergizi Gratis dapat menyesuaikan kondisi sekolah dan memberikan wadah kerja sama dengan warga sekitar sekolah.

Baca Juga :  Mendikdasmen Siap Kirim Tenaga Pengajar Bahasa Indonesia ke Universitas Al Azhar Mesir

“Pada bulan Desember nanti, Kemendikdasmen akan meluncurkan program tujuh kebiasaan anak hebat yang salah satunya terintegrasi dengan program ini. Adapun tujuh kebiasaan tersebut adalah Bangun Pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan Sehat dan Bergizi, Gemar Belajar, Bermasyarakat, dan Istirahat yang Cepat,” pungkas Menteri Mu’ti.

Sebagai mitra penyelenggara program Makan Bergizi Gratis, Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menyampaikan optimismenya terhadap program ini. Menurutnya, sebagai perusahaan teknologi, Grab selalu berupaya untuk menawarkan proses yang transparan dengan pemanfaatan teknologi yang mudah diakses masyarakat.

“Pihak sekolah dapat melakukan pemantauan sejak dari pemesanan, serah terima makanan, hingga kontrol budget. Sementara di sisi lain, kami juga berupaya menjaga standar keamanan dan kebersihan dengan menerapkan proses kontrol kualitas melalui aplikasi serta sidak ke Mitra Merchant UMKM yang menjadi sub dapur umum program Makan Bergizi Gratis,” tutur Neneng.

Neneng mengungkapkan, dalam uji coba Makan Bergizi Gratis ini, Grab Indonesia dan OVO mengusung tiga kunci penting, antara lain pemanfaatan teknologi secara end-to-end; penjagaan standar keamanan, kebersihan, dan kandungan gizi makanan, serta pengukuran dampak gizi anak sekolah dan sosial ekonomi kepada mitra UMKM dan wali murid. “Semoga dukungan yang diberikan berbagai pihak bagi program Makan Bergizi Gratis ini dapat berdampak positif dan menyukseskan target pemerintah untuk menciptakan Indonesia Emas 2045,” imbuh Neneng.

Baca Juga :  Menteri PPPA Tinjau Penanganan 13 Anak yang Terlibat Aksi Destruktif di Cirebon: Menguak Latar Belakang, Menegakkan Perlindungan

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati, Kulon Progo, Srie Nurkyatsiwi, juga turut mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya ujicoba Makan Bergizi Gratis di sekolah Kulon Progo. Ia menyebut, program ini memberi dampak positif ke ekonomi keluarga peserta didik yang tidak harus menyediakan kembali makan siang bagi anak-anaknya.

“Program ini sangat bagus guna memberikan asupan gizi yang baik untuk peserta didik. Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo kami berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan ini,” ucapnya.

Srie menuturkan, untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis, Pemkab Kulon Progo siap untuk bekerja sama dan melakukan pembinaan terhadap Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) wilayah Kulon Progo untuk membantu terlaksananya program tersebut. “Kulon Progo memiliki para pelaku UMKM makanan yang banyak. Kami akan membantu pemerintah pusat dengan menyiapkan mitra-mitra yang siap bekerja sama mewujudkan generasi Indonesia yang hebat,” pungkas Srie.

Pelaksanaan ujicoba Makan Bergizi Gratis ini sudah berlangsung selama dua bulan sejak September 2024. Terdapat tujuh sekolah yang menjadi titik ujicoba program ini yang tersebar di Provinsi Jawa Tengah, Sulawesi Utara, dan D.I Yogyakarta.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK OTT Pejabat ATR/BPN, Delapan Orang Jadi Tersangka Kasus HGB Bogor
Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel, Defisit di Bawah 3 Persen
Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara
Hari Santri 2026 Genap 10 Tahun, Kemenag Siapkan Beragam Kegiatan
Kemenag Tegaskan Biaya Nikah di Luar KUA Rp600 Ribu, Warga Diminta Waspadai Penipuan
Mentan Amran Dorong Mahasiswa Unismuh Bangun Usaha Pertanian, Lahan Produktif Siap Didukung
Komite III DPD RI Soroti DTSEN, Jangan Sampai Salah Data Bikin Warga Miskin Kehilangan Bantuan
Dedi Mulyadi Soroti Anggaran Jalan Garut Hanya Rp80 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:37 WIB

KPK OTT Pejabat ATR/BPN, Delapan Orang Jadi Tersangka Kasus HGB Bogor

Selasa, 15 September 2026 - 10:42 WIB

Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel, Defisit di Bawah 3 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 10:36 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara

Selasa, 15 September 2026 - 07:22 WIB

Hari Santri 2026 Genap 10 Tahun, Kemenag Siapkan Beragam Kegiatan

Selasa, 15 September 2026 - 07:13 WIB

Kemenag Tegaskan Biaya Nikah di Luar KUA Rp600 Ribu, Warga Diminta Waspadai Penipuan

Berita Terbaru