HARGA BBM PERTAMINA Non Subsidi Turun per 1 Oktober 2024

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 1 Oktober 2024 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga BBM (bahan bakar minyak) nonsubsidi mulai 1 Oktober 2024. Jenis BBM mulai dari Pertamax sampai Dexlite mengalami penurunan harga.

Berdasarkan situs resmi MyPertamina.id, Selasa (1/10), BBM non subsidi Pertamina yang turun harga di antaranya Pertamax (RON 92), Pertamax Green 95 (RON 95), Pertamax Turbon (RON 98), Dexlite, dan juga Pertamina DEX.

Sementara untuk harga BBM subsidi Pertamina seperti Pertalite tidak berubah, Rp10.000 per liter, dan Solar subsidi (Biosolar) juga tetap Rp6.800 per liter.

Baca Juga :  Irjen Kemhan Pimpin Upacara Pengangkatan Sumpah, Pelantikan dan Sertijab Dua Inspektur Itjen Kemhan

Untuk daerah Aceh, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur misalnya, harga BBM Pertamax mulai 1 Oktober 2024 dibanderol Rp 12.100 per liter, turun Rp 850 dari sebelumnya Rp 12.950 per liter pada periode September 2024.

Pertamax Turbo pada periode Oktober 2024 ini ditetapkan Rp 13.250 per liter, turun Rp 1.220 dari Rp 14.470 per liter sejak 2 September 2024. Kemudian, Pertamax Green 95 kini dibanderol Rp 12.700 per liter, turun Rp 950 dari sebelumnya Rp 13.650 per liter.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Kemendukbangga/BKKBN, Program MBG untuk Ibu Hamil dan Balita Tembus 3 Juta Penerima

Sementara BBM Dexlite kini dibanderol Rp 12.700, turun Rp 1.350 dari sebelumnya Rp 14.050 per liter pada September 2024. Lalu, Pertamina DEX kini dibanderol Rp 13.150 per liter, turun Rp 1.400 dari Rp 14.550 per liter pada September 2024.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru